Sejarah 25 Februari: Lahirnya George Harrison, Gitaris The Beatles

George Harrison mengikuti aliran Hare Krishna dan menjadi vegetarian (Dok.Istimewa)

Bosscha.id – Hari ini 77 tahun yang lalu, George Harrison gitaris band legendaris The Beatles ini lahir di Wavertree, Liverpool, inggris. Pria dijuluki The Quiet Beatle (anggota The Beatles paling pendiam) ini merupakan salah satu pilar penting di The Beatles. Ia merupakan salah satu penyumbang lagu terbesar untuk The Beatles selain John Lennon dan Paul McCartney.

George pertama kali bertemu McCartney di sebuah bus sekolah dan mulai menjadi kawan karib. McCartney tampaknya tahu betul dengan kualitas George sebagai gitaris. Itu pula yang menyebabkan McCartney meyakinkan Lennon untuk merekrut George sebagai gitaris band mereka yang bernama The Quarrymen yang merupakan cikal bakal supergrup The Beatles.

Sebagai gitaris The Beatles, George pernah menyumbangkan lagunya yang kemudia menjadi hit populer seperti Dont Bother Me. Lagu-lagu terkenal lain yang diciptakan George adalah Taxman, While My Guitar Gently Weeps, Here Come The Sun dan Something.

Tak tanggung-tanggung, lagu Something karya Horrison dianggap Frank Sinatra sebagail lagu cinta terbaik dalam 50 tahun terakhir. Begitu pula dengan tembang Here Come The Sun yang sangat identik dengan nama besar The Beatles.

Album solo perdana George Harrison yang berjudul All Things Must Pass kemudian makin memperlihatkan kemampuannya dalam mengeksplorasi tema-tema spiritual dengan komposisi melodi yang bervariasi. Dan Harrison lah orangnya yang memperkenalkan The Beatles dan generasi yang besar pada tahun 1960-an kepada spiritualisme timur. Album solo Harrison ini  juga tercatat sebagai album yang berkualitas.

Pada tahun 1966 George Harrison melakukan perjalanan ke India  untuk belajar sitar dengan Pandit Ravi Shankar. Dalam pencariannya akan kebebasan personal, ia bertemu dengan Maharishi Mahesh Yogi, yang kemudian membuatnya berhenti menggunakan LSD dan mendalami meditasi.

Pada tahun 1969, Harrison menampilkan lagu spiritual berjudul “Hare Krishna Mantra” untuk Kuil Radha Krishna, London. Pada tahun yang sama, ia dan John Lennon bertemu dengan Swami Prabhupada, pendiri Hare Krishna Movement di Tittenhurst Park, Inggris.

Baca Juga:   Sejarah 22 September: Dimulainya Pertempuran Iran Vs Irak, Perang Terpanjang Abad 20

Tak lama setelah itu, ia mengikuti aliran Hare Krishna dan mulai menyatakan diri sebagai pengikut setia Krishna sampai akhir hayatnya. George Harrison juga adalah seorang vegetarian. Menurut Harrison “Melalui Hinduisme, saya merasa jadi orang yang lebih baik. Saya menjadi lebih bahagia dan lebih bahagia. Saya sekarang merasakan saya tidak terbatas dan saya lebih terkendali”.

Pada Desember tahun 1999 Harrison pernah mengalami kejadian yang menakutkan.. Seorang bernama Michael Abram masuk kedalam rumah Harrison dan mencoba membunuhnya dengan pisau. Pisau tersebut menancap di tubuhnya.

Harrison pun langsung dilarikan ke rumah sakit dengan luka yang cukup serius. Keluarga dan penggemar terus menantikan kondisi harrison. Mereka terus berdoa didalam kondisi yang kritis. Dan kemudian dokter pun mengabarkan bahwa George Harrison selamat. Dari sebuah Interview, dokter yang menangani harrison mengatakan bahwa sedikit lagi nyawa harrison tidak dapat diselamatkan.

Sebagai akibat dari kebiasaanya yang suka merokok, Harrison didiagnosa terkena kanker tenggorokan. Dan kemudian penyakit ini berkembang menjadi kanker paru – paru. Dan pada tanggal 29 November 2001 di Los Angeles George Harrison diberitakan telah meninggal yang tak lain akibat penyakit yang dideritanya.

Setelah kejadian ini, terselip sebuah kisah yang sangat mengharukan ketika Keluarga Harrison mengungkap kata – kata terakhir yang diucapkan sang maestro sebelum Ia meninggal. “Segala sesuatunya dapat menunggu. Namun dalam mencari Tuhan tidak dapat menunggu. Dan juga cintailah sesama”.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password