Sejarah 7 Februari: Walt Disney Merilis Film Animasi Pinocchio

Cerita Pinocchio dinilai sebagai cerita indah yang berhasil di animasikan (Dok.Istimewa)

Bosscha.id – Hari ini 80 tahun yang lalu, atau tepatnya pada 7 Februari 1940, film animasi Pinocchio produksi Walt Disney dirilis dan tayang untuk pertama kalinya. Film tersebut diadaptasi dari cerita klasik karya Carlo Callodi. Pinocchio mengisahkan petualangan boneka kayu dari Geppetto, pengrajin kayu tua yang kesepian.

Boneka Pinocchio tersebut hidup setelah permohonan Geppetto dikabulkan oleh seorang peri. Namun, Pinocchio harus membuktikan diri sebagai anak baik agar kelak dapat menjadi manusia seutuhnya.

Walt Disney memberikan sentuhan manis dalam setiap karakternya hingga mampu menarik minat penonton pada masa itu. Pinocchio merupakan film Walt Disney yang menuai sukses secara komersil dengan menjaring banyak penonton kala itu. Ini dikarenakan kisah filmnya yang menarik, disertai dengan animasi yang apik.

Pinocchio merupakan film kedua setelah Disney sukses merilis Snow White and the Seven Dwarfs (1937). Lewat film itu, setidaknya Disney menghasilkan 8 juta dollar AS pada pertama dirilis. Film tentang “Putri Salju” itu bahkan masuk dalam daftar sepuluh teratas film terlaris pada tahun itu. Kesuksesan itu lah yang membuat Disney termotivasi untuk membuat animasi lain. Cerita yang dipilih adalah adaptasi dari kisah klasik yang dibuat Carlo Collodi, yaitu Pinocchio.

Film ini disutradarai oleh Ben Sharpsteen dan Hamilton Luske. Film yang mempunyai durasi sekitar 88 menit ini dirilis ke teater oleh RKO Radio Pictures sebagai perusahaan distribusi dan produksi film Amerika. Dalam pembuatannya, Pinocchio membutuhkan banyak talenta di dalamya, termasuk 750 seniman, termasuk animator, asisten, dan animator efek spesial.

Baca Juga:   PPKM di KBB Diperpanjang, Cek Waktu dan Tanggalnya

Walt Disney mengeluarkan biaya sekitar 2,6 juta dollar AS untuk pembuatan film ini. Meski begitu, Pinocchio dianggap sebagai salah pencapaian terbesar Walt Disney dalam karya animasi. Uang yang dihasilkan masuk kategori box office, yaitu 84,2 juta dollar AS.

Banyak kritikus film pun menilai film ini sebagai cerita paling indah yang berhasil direalisasikan dalam animasi. Kritikus film Leonard Maltin mengatakan, “Dengan Pinocchio , Disney tidak hanya mencapai puncak kekuatannya, tetapi juga puncak dari apa yang oleh banyak kritikus dianggap sebagai ranah kartun animasi.”

Pinocchio dirilis ulang secara teatrikal pada tahun 1945, 1954, 1962, 1971, 1978, dan 1984. Pada 1992, ia kembali ke bioskop dengan wajah yang baru oleh Worldwide Services dan YCM Labs of Burbank.

Pada tahun 1987, Filmation merilis sekuel animasi Pinocchio , berjudul Pinocchio dan Emperor of the Night. Namun, film ini mendapatrespon negatif dari para kritikus dan mengalami kegagalan komersial. Disney pun menggugat Filmation atas dugaan pelanggaran hak cipta, namun Filmation memenangkan gugatan tersebut, dengan alasan bahwa karya Collodi ada dalam domain publik.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password