Buruh Demo Tolak Omnibus Law, Bupati Aa Umbara Siap Tampung Aspirasi

Aa Umbara Sutisna didampingi Sekda Asep Sodikin dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Iing Solihin menyambut langsung aksi buruh (Bosscha.id)

Bosscha.id– Ratusan massa yang tergabung dalam koalisi serikat pekerja (SP) mulai dari FSPMI, SPSI, SPN dan Gobsi menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemkab Bandung Barat di Desa Mekarsari Kecamatan Ngamprah, Kamis (6/2/2020).

Dalam aksi unjuk rasa tersebut setidaknya, ada beberapa poin yang menjadi tuntutan serikap pekerja, diantaranya segera berlakukan UMSK di KBB dan pembuatan Perbup tentangan Ketenagakerjaan.

“Kami menuntut beberapa poin kepada pemerintah, salah satunya membuat rekomendasi ke pusat untuk menolak omnibus law karena merugikan buruh,” kata perwakilan buruh dalam orasinya.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna didampingi Sekda Asep Sodikin dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Iing Solihin menyambut langsung aksi buruh tersebut.

Bupati juga menyampaikan berjanji akan menyampaikan aspirasi buruh tersebut ke pemerintah pusat melalui Kementerian Tenaga Kerja.

“Menindaklanjuti aspirasi koalisi serikat pekerja ini, saya akan menyampaikan rekomendasi tersebut ke pusat,” kata Bupati sambil menaiki kendaraan orasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti kerja Kadisnakertrans Iing Solihin lantaran tak bisa menyelesaikan persoalan buruh dan selalu melibatkan Bupati.

“Saya minta pak kadis agar persoalan ini bisa diselesaikan dengan cara audiensi, tidak harus seperti ini (unjuk rasa). Tolong diselesaikan, jangan sampai semuanya ke bupati lagi,” kata Bupati.

Baca Juga:   Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.000 meter

Bupati menambahkan, komitmen pemerintah daerah ingin mewujudkan kesejahteraan para buruh terus diupayakan.

“Soal janji politik akan saya realisasikan kepada buruh. Salah satunya dengan menyampaikan aspirasi dan tuntutan ke pemerintah pusat seperti hari ini,” katanya.

Sementara itu, Kadisnakertrans KBB, Iing Solihin menambahkan, aspirasi buruh ini akan ditindaklanjuti dengan melakukan audiensi dan selanjutnya rekomendasi akan disampaikan ke pusat.

“Kita akan tindaklanjuti tuntutan buruh ini melalui audiensi. Termasuk soal tuntutan penolakan omnibus law, tuntutan penerapan UMK dan lainnya,” tandasnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password