WNI di Hong Kong Kesulitan Masker untuk Tangkal Virus Corona

WNI yang dievakuasi dari Kota Wuhan, China turun dari pesawat setibanya di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2/2020). (ANTARA FOTO/M N KANWA)

Bosscha.id– Sejumlah warga Indonesia yang berada di Hong Kongmengatakan mereka kesulitan untuk mendapatkan masker, vitamin dan alkohol untuk melindungi diri dari penyebaran virus corona Novel. Meski kondisi mereka baik-baik saja, sampai saat ini sudah 15 warga Hong Kong meninggal akibat terjangkit virus tersebut.

“Kondisi baik-baik, tapi masalah di kurang masker dan alat-alat pencegahan lain termasuk vitamin C dan alkohol. Masker mahal dan langka. Kami sedang meminta supaya disediakan alat-alat pencegahan kepada konsulat,” kata perwakilan Jaringan Buruh Migran Indonesia di Hong Kong, Eny Lestari, melalui pesan WhatsApp kepada CNNIndonesia.com, Senin (3/2).

Menurut Eny, mereka berharap Konsulat Jenderal Indonesia di Hong Kong lebih aktif dalam menghadapi penyebaran virus tersebut dan tidak hanya menyampaikan imbauan melalui media sosial. Sebab, mereka melihat pemerintah Filipina lebih sigap untuk memberikan bantuan terhadap rekan-rekan mereka sesama asisten rumah tangga di Hong Kong.

“Saya belum melihat upaya ke sana. Konsulat Filipina sudah mendatangkan masker dan dibagi gratis, tapi Indonesia belum ada,” ujar Eny.

Eny menyatakan akibat kondisi waspada itu masa liburan Imlek warga Hong Kong diperpanjang hingga 2 Maret. Aktivitas sehari-hari di Hong Kong menurut dia juga mulai menurun karena penduduk ngeri untuk keluar rumah jika tidak ada urusan mendesak.

Baca Juga:   Kota Madrid kembali Lockdown Tekan Lonjakan Kasus Covid-19

“Jalan yang biasanya ramai memang agak tidak terlalu banyak orang,” ujar Eny.

Sedangkan menurut Pelaksana Tugas Konsul Jenderal Indonesia di Hong Kong, Mandala Purba, mereka juga mengatakan memiliki keterbatasan dalam menyediakan peralatan yang dimaksud. Sebab saat ini ada sekitar 175 ribu warga Indonesia yang berada di Hong Kong.

“Masker bisa diambil di KJRI. Stok kita terbatas. Saat ini, kita sudah menyampaikan permintaan ke pihak-pihak terkait di Indonesia. Di samping itu kita juga melakukan pembelian dari Indonesia,” kata Mandala.

Sampai saat ini tercatat korban meninggal akibat virus Corona mencapai 362 orang. Sedangkan yang terjangkit mencapai 17,384 orang. 

Source: CNN Indonesia

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password