Hati-hati! Ini Bahaya Jika Terlalu Banyak Minum Air Es

Salah satu dampak terlalu sering meminum air es ternyata akan memperlambat proses pencernaan makanan (Shutterstock)

Bosscha.id – Minum air es memang salah satu hal yang sangat menyegarkan bagi tubuh, apalagi ketika cuaca sedang panas, tentu rasa dingin akan langsung menyerbu tubuh. Terlebih jika Anda selesai makan, tentu meminum air es akan terasa begitu nikmat dan meyegarkan.

Namun, meskipun menyegarkan dan memberikan sensasi dingin yang menyegarkan, sebaiknya Anda perlu hati-hati jika terlalu sering mengonsumsi minuman dingin ini. Apalagi jika Anda sering minum air es saat selesai makan. Karena ternyata, sering mengonsumsi air dingin terlalu sering dalam jangka panjang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Lalu, apa sajakah dampak buruk bagi kesehatan? Melansir dari berbagai sumber, berikut ini bosscha.id akan berbagi 5 bahayanya terlalu sering mengkomsusi air es.

Mengganggu Pencernaan

Minum air dingin atau air es, ternyata akan berdampak pada pencernaan. Terlalu sering meminum air es ternyata akan memperlambat proses pencernaan makanan, karena air es akan menyempitkan pembuluh darah. Ketika tubuh membutuhkan waktu terlalu banyak untuk mencerna makanan, nutrisi akan habis dan hilang sebelum diserap oleh tubuh. Terlebih jika Anda sering mengkonsumsi makanan berlemak, pasalnya lemak yang berasal dari makanan yang Anda konsumsi, harusnya bisa segera dicerna oleh lambung, tapi jika Anda langsung mengonsumsi air es, akan jadi lain ceritanya. Air es yang masuk ke lambung ini akan menurunkan suhu lemak di dalam lambung. Lemak ini akhirnya butuh waktu lebih lama untuk mencapai suhu stabil agar bisa kembali dicerna. Jadi kalau semakin banyak Anda minum air es setelah makan, maka makin lama pula lemak ini mengendap dalam perut dan susah untuk dicerna.

Perut Akan Membuncit

Tentu saja, tak ada orang yang senang memiliki perut buncit bukan?. Karena dengan memiliki perut buncit, selain mengganggu penampilan Anda, hal ini juga akan berdampak pada tubuh yang akan susah untuk bergerak, karena beban bdan akan jadi makin berat. Di perut kita terdapat bantalan lemak yang fungsinya untuk menghangatkan. Termasuk menghangatkan air es yang kita minum. Semakin banyak air es yang kita konsumsi, maka bantalan lemak ini pun juga akan bertambah. Dari sinilah perut buncit kelak akan muncul. Apalagi bila tidak diiringi dengan olahraga teratur. Sudah pasti bantalan lemak akan terus bertambah, dan efeknya perut akan jadi semakin buncit.

Baca Juga:   Sejarah 22 September: Dimulainya Pertempuran Iran Vs Irak, Perang Terpanjang Abad 20

Menyebabkan Perut Kembung

Saat minuman dingin mulai masuk ke tubuh, enzim pada lambung akan langsumg bereaksi dengan suhu dingin. Maka pad beberapa orang tak jarang otot perutnya akan menjadi kram. Jika sudah seprti ini, maka perut akan terasa kembung akibat munculnya gas dalam perut kita. Jika sudah seperti ini, maka kita tak akan nyaman tentunya. Maka dari itu, untuk mencegah hal ini terjadi ada baiknya Anda mulai kurangi konsumsi air es.

Memperlambat Detak Jantung

Rangsangan pada saraf vagus akibat terlalu sering meminum air es, ternyata bisa berakibat pada lambatnya kinerja jantung. Perlu diketahui, saraf vagus memiliki peranan penting dalam kegiatan tak sadar tubuh, misalnya detak jantung. Terlalu banyak meminum air es akan mempengaruhi kinerja saraf ini dan menyebabkan detak jantung menjadi lebih pelan. Padahal jantung adalah organ paling vital dalam tubuh kita, jika ini bermasalah maka sudah pasti kinerja organ tubuh lainnya pun akan terganggu.

Memicu Radang Tenggorokan

Air es adalah hal sebab utama yang bisa memicu timbulnya radang ternggorokan. Tenggorokan yang radang, itu dikarenakan adanya lendir di lapisan kerongkongan. Dan salah satu pemicu lendir tersebut adalah minuman yang terlalu dingin. Meliahat cukup banyaknya bahaya yang mengintai jika kita terlalu sering minum air es, apalagi setelah makan memang harus segera dihindari, ada baiknya Anda mengkonsumsi air putih hangat setelah makan.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password