KBB Tanggap Darurat Bencana, Bupati Aa Umbara Ajak ASN Jadi Donatur Bencana

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna saat turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir. Foto: Istimewa

Bosscha.id– Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mengajak kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bandung Barat, untuk turut memberikan bantuan kepada korban bencana alam banjir bandang yang terjadi di wilayah KBB.

Menurut Umbara, bantuan logistik yang diberikan donatur diharapkan dapat meringankan para pengungsi dari musibah bencana banjir. Apalagi, saat ini para korban sangat membutuhkan kepedulian semua pihak.

“Untuk korban bencana di daerah lain saja kita mengimpun donasi. Masa untuk saudara sendiri yang berada di Kabupaten Bandung Barat tidak. Setidaknya kita membantu meringankan beban mereka (korban),” imbuh Aa Umbara, Jumat (3/1/2019).

Berdasarkan pantauan yang dilakukan Umbara beberapa hari lalu, selain tempat tinggal para pengungsi mengalami kerusakan, harta termasuk pakaian beserta keperluan sehari-hari mereka juga turut terendam banjir. Sehingga para korban sangat membutuhkan pasokan makanan, air bersih hingga pakaian laik pakai dan perlengkapan sekolah untuk anak-anak.

“Saya sangat mengapresiasi kepedulian ASN ini. Mudah-mudahan, bantuan yang nantinya diberikan bisa bermanfaat untuk para korban,” ujarnya.

Umbara yang juga politisi Nasdem ini berharap, ke depannya bencana serupa tidak lagi terjadi dan dilakukan upaya preventif sedini mungkin dari semua pihak termasuk masyarakat dan stakeholder terkait. Selain itu, juga tidak saling menyalahkan dan mencari solusi bersama.

“Tentunya ini menjadi pelajaran untuk kita semua dan sama-sama introspeksi. Perilaku lebih peduli terhadap lingkungan adalah salah satu solusi untuk mencegah banjir seperti ini kembali terulang,” katanya.

Baca Juga:   Mampukah Petani KBB Ambil Peluang Bisnis di Era Pandemi Covid-19?

Seperti diketahui, hujan deras di awal 2020 telah menyebabkan bencana di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Bandung Barat. Selain menyebabkan ratusan jiwa mengungsi, banjir tersebut merusak rumah, perabotan dan barang-barang elektronik warga.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, tercatat ada 11 kejadian bencana alam terdiri dari banjir bandang dan longsor yang menerjang dua kecamatan di Kabupaten Bandung Barat.

“Secara keseluruhan ada 11 kejadian, bencana yang dominan yaitu banjir bandang. Untuk korban terdampak yang tercatat, seluruhnya berjumlah kurang lebih 462 KK atau 1.529 jiwa,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Barat, Duddy Prabowo.

Sementara, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan bencana tanah longsor di enam daerah di Jabar, yakni Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten/kota  Bekasi, Kabupaten Bogor,  Karawang, dan Indramayu.

Penetapan status tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Jabar bernomor 362/KEP.13-BPBD/2020,  terhitung sejak tanggal 1 -7 Januari 2020.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password