Sejarah 14 Desember: Roald Amundsen, Orang Pertama Yang Menginjakan Kaki di Kutub Selatan

Ekspedisi Amundsen memenangkan perlombaan sampai ke kutub utara (Dok.Istimewa)

Bosscha.id – 14 Desember 1911, seorang penjelajah asal Norwegia bernama Roald Amundsen bersama dengan timnya yang terdiri dari Olav Bjaaland, Helmer Hanssen, Sverre Hassel dan Oscar Wisting, tercatat sebagai orang yang pertama yang berhasil menginjakan kakinya di Kutub Selatan.

Pada bulan-bulan sebelum keberangkatannya menuju kutub selatan, dana untuk ekspedisi menjadi sulit didapat. Akhirnya Amundsen menggadaikan rumahnya agar ekspedisi bisa terus berlanjut; Dengan hutang besar, dia sekarang sepenuhnya bergantung pada keberhasilan ekspedisi untuk menghindari kehancuran finansial pribadinya.

Menurut catatan sejarah tim Amundsen berhasil mengalahkah penjelajah lain sekaligus menjadi pesaingnya asal Inggris, yang bernama Robert Falcon Scott yang sama sedang melakukan ekspedisi, perjalanan menuju Kutub Selatan.

Pada awal 1911, Amundsen berlayar ke Teluk Paus Antartika dan mendirikan basecamp yang berjarak 60 mil lebih dekat dengan kutub daripada Scott. Kemudian, Amundsen dan Scott sama-sama berangkat ke kutub selatan dari basecamp menggunakan kereta luncur motor Siberia, kuda poni Siberia, dan anjing, pada Oktober 1911.

Akhirnya, tim ekspedisi Amundsen memenangkan ‘perlombaan’ untuk sampai ke kutub selatan terlebih dahulu pada 14 Desember 1911. Amundsen kembali dengan selamat ke basecamp pada akhir Januari 1912.

Sementara, ekspedisi Scott kurang beruntung. Motor yang ia kendarai mogok, kuda poninya ditembak, dan anjing-anjing dikirim kembali ketika Scott dan timnya memutuskan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Dan berhasil mencapai Kutub Selatan pada 17 Januari,

Baca Juga:   Sejarah 14 September: HR Rasuna Said, Singa Podium dari Tanah Minang

Pada 18 Januari 1912, mereka mengetahui bahwa Amundsen telah mendahului sampai di kutub selatan. Cuaca dala perjalanan pulang sangat buruk. Kondisi ini menyebabkan dua anggotanya tewas. Scott dan dua korban lainnya pun terjebak di tenda mereka yang jaraknya hanya 11 mil dari basecamp.

Tubuh beku Scott kemudian ditemukan beberapa waktu setelahnya pada tahun yang sama. Setelah perjalanan Antartika yang bersejarah ini, Amundsen kemudian mendirikan sebuah bisnis pelayaran yang sukses.

Tak puas dengan bisnis pelayaran, Ia kemudian mencoba menjadi penjelajah pertama yang terbang di atas Kutub Utara. Pada tahun 1925, di sebuah pesawat, ia terbang sejauh 150 mil dari tujuannya. Amundsen pun melewati Kutub Utara dalam sebuah balon terbang, tiga hari setelah penjelajah Amerika Richard E. Byrd melakukannya dengan pesawat terbang.

Namun setelah ditemukannya catatan Byrd selama perjalanan tersebut, diketahui bahwa ia berbalik arah sejauh 150 mil dari tujuannya karena terjadi kebocoran minyak. Kondisi ini kemudian membuat ekspedisi Amundsen menjadi penerbangan pertama di atas Kutub Utara.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password