Sejarah 2 Desember: Terbentuknya Negara Uni Emirat Arab

Sejarah 2 Desember: Terbentuknya Negara Uni Emirat Arab 18
Kedudukan strategis UEA menjadikannya sebagai tempat persinggahan ekspor dan impor minyak dunia. (pinterest)

Bosscha.id – Uni Emirat Arab (UEA) adalah sebuah negara federasi yang terdiri dari tujuh bagian yang kaya akan minyak bumi. Tujuh bagian itu adalah: Abu Dhabi, Ajman, Dubai, Fujairah, Ras al-Khaimah, Sharjah dan Umm al-Qaiwain. Pada awalnya negara-negara bagian di sepanjang pesisir pantai Teluk Persia memberikan hak pertahanan dan urusan luar kepada Kerajaan Britania Raya pada abad ke-19.

Awalnya, pada 2 Desember 1971, hanya enam negara bagian yang dikenal dengan nama emirat di sepanjang pesisir Teluk Persia bergabung dan membentuk negara federasi. Federasi emirat ini kemudian diberi nama Uni Emirat Arab (Arab: Al-Imārāt al-‘Arabīyah al-Muttaḥidah).

Enam emirat pertama itu adalah Abu Dhabi, Ajman, Fujairah, Sharjah, Dubai, dan Umm al-Qaiwain. Abu Dhabi didapuk sebagai ibukota kerajaan. Satu tahun kemudian pada 1972, emirat Ras al-Khaimah ikut bergabung dalam UEA, sehingga menjadikan UEA sebagai negara monarki federal yang  terdiri dari tujuh emirat.

Uni Emirat Arab yang terletak di barat daya Asia dan dikelilingi Teluk Oman dan Teluk Persia di antara Oman dan Arab Saudi, adalah sebuah negara yang mempunyai dataran yang kering kerontang. UEA mempunyai padang pasir yang luas membentang dengan gunung-gunung disebelah timur. Kedudukan strategis ini menjadikannya sebagai tempat persinggahan ekspor dan impor minyak dunia.

Perjanjian perbatasan antara Uni Emirat Arab dan Arab Saudi pada tahun 1974 dan 1977 tidak pernah dipublikasikan kepada khalayak umum. Oleh karena itu perbatasan yang tepat untuk kedua negara ini, hanya diketahui oleh pemerintahannya masing-masing.

Baca Juga:   Sejarah 7 Desember: Sondang Hutagalung Membakar Diri Depan Istana

Kekayaan Uni Emirat Arab berdasarkan pengeluaran minyak dan gas yaitu 33% dari Gross Domestic Product (GDP) negara itu. Emirat Arab adalah negara penghasil minyak ketiga terbesar di kawasan teluk setelah Arab Saudi dan Iran.

UEA mengekspor minyak bumi sebanyak 2,637 juta bbl/hari. Sedangkan jumlah produksi minyak buminya mencapai 2,82 juta bbl/hari. Maka dari itu, sejak 1973, Uni Emirat Arab telah mengalami perubahan dari negara kecil yang terletak di gurun menjelma menjadi negara modern dengan taraf kehidupan yang tinggi.

Berbeda dengan negara yang menganut sistem pemerintahan monarki lainnya, Kepala Negara Uni Emirat Arab dijabat oleh seorang Presiden yang dipilih oleh Majelis Tertinggi Federal (Federal Supreme Council) setiap lima tahun. Majelis Tertinggi Federal adalah adalah Majelis yang anggotanya berasal tujuh negara bagian (Emirat) Uni Emirat Arab. Sedangkan Kepala Pemerintahan Uni Emirat Arab adalah Perdana Menteri.

Dalam hubungan dengannya Luar Negeri, Uni Emirat Arab merupakan anggota PBB dan lembaga-lembaga yang berada dibawah PBB lainnya. Uni Emirat Arab juga merupakan anggota dari OKI (Organisasi Kerjasama Islam) dan Organisasi Negara-negara Pengekspor minyak (OPEC).

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password