Sejarah 21 November: Thomas Alva Edison Umumkan Penemuan Fonograf

Sejarah 21 November: Thomas Alva Edison Umumkan Penemuan Fonograf 18
Thomas muda dengan Fonograf temuannya (gstatic.com)

Bosscha.id – Siapa yang tak kenal dengan sosok Thomas Alva Edison, Ia dikenal banyak orang karena hasil-hasil penemuannya. Hasil penemuannya yang paling fenomenal dan banyak digunakan orang, bahkan hingga saat ini, adalah bola lampu pijar.

Namun selain temuannya yang fenomenal itu, Edison juga mempunyai penemuan yang tak kalah pentingnya. Penemu asal Amerika Serikat ini, menemukan mesin yang bisa merekam dan memutar suara, yaitu Fonograf. Penemuannya ini pun diumumkan kepada khalayak ramai pada 21 November 1877.

Fonograf adalah mesin pertama di dunia yang dapat memainkan dan menyimpan suara. Fonograf milik Edison ini dapat mengubah suara yang dikeluarkan di depan sebuah corong penerima menjadi sumber energi untuk menggerakkan sebuah jarum di atas lempengan timah. Gerakan dari jarum akan membuat guratan-guratan pada timah yang menjadi sumber suara ketika akan diputar ulang dengan sebuah pengeras suara.

Seiring berjalannya waktu, Edison kemudian menyempurnakan alat perekam suara ini menggunakan sebuah piringan hitam untuk menggantikan lempengan timah. Lagu “Mary had a little lamb” pun tercatat sebagai lagu pertama yang berhasil direkam di dunia. Uniknya, Edison sendiri lah yang menyanyikannya. Rekaman tersebut tidak hanya berhasil menggemparkan ilmuwan lain di lab-nya, tetapi juga seluruh dunia, serta menandai lahirnya industri rekaman musik dunia.

Fonograf mulai dijual secara komersial antara tahun 1890-1925. Pada 1906 Edison meluncurkan serangkaian pilihan musik kepada publik melalui perusahaannya, National Phonograph Company. Edison dan perusahaannya juga mengembangkan fonograf dengan tujuan ingin ikut bersaing di pasar rekaman populer, hingga akhirnya melahirkan ‘Edison Disc Phonograph, pada tahun 1912. Piringan rekaman Edison mewarkan kualitas suara yang superior, tapi sayangnya tidak kompatibel dengan disc player populer lainnya. 

Baca Juga:   Sejarah 11 Desember: Wafatnya Seniman Jenius, Harry Roesli

Sejak berkembangnya alat ini, industri musik semakin berkembang dengan berbagai lagu yang direkam dalam alat khusus. Namun, pada 1920-an, bisnis rekaman mulai lesu dengan pertumbuhan radio. Hingga kemudian pada 1929 produksi rekaman milik perusahaan Edison ini berhenti untuk selamanya.

Penemuan dari Edison ini kebanyakan mencakup tiga bidang teknologi, seperti lampu atau kelistrikan, perekam suara, dan perfilman. Edison telah mencatatkan namanya di sekitar 425 paten di bidang lampu dan kelistrikan. Kontribusi terbesar dari seluruh penemuannya kebanyakan tertuju pada media massa dan jaringan komunikasi dunia, lewat sejumlah penemuan terkait telegram.

Sampai Edison meninggal di tahun 1931, tak kurang dari 2.332 penemuannya telah dipatenkan di seluruh dunia. Dan di Amerika, Edison mempunyai paten terhadap 1.093 teknologi yang telah dirintisnya di tahun 1872. Namun, dari ribuan penemuan yang telah Edison hasilkan, lima di antaranya tercatat menjadi yang paling terkenal sekaligus mampu merubah hidup umat manusia, dan salah satunya adalah Fonograf.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password