Proyek KCIC Rusak Pipa Air Milik BUMD KBB

Proyek KCIC Rusak Pipa Air Milik BUMD KBB 18
Belasan pipa air di KBB rusak/Bosschai.id

Bosscha.id– Aktivitas pembangunan proyek infrastruktur seperti pembangunan Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, jalan dan drainase di wilayah Kabupaten Bandung Barat mengakibatkan pipa air milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bandung Barat (KBB), PT Perdana Multiguna Sarana (PMgS) mengalami kerusakan. Tidak hanya itu, kerusakan pipa tersebut sempat mengganggu aktivitas pasokan air bagi pelanggan lantaran banyak air yang terbuang di tengah jalan.

“Kebanyakan pipa rusak akibat terkena beko saat menggali tanah yang posisinya tepat ada pipa milik kami. Tidak ada juga koordinasi dengan kami sebelumnya,” kata Manager Perencanaan PT PMgS, Yovita Yulia Dewi  ditemui di kantornya, Kamis (14/11/2019).

Yovita menyebutkan, kerusakan dengan jumlah belasan pipa tersebut terjadi di 15 titik tepatnya berada di Kecamatan Ngamprah yakni di Desa Tanimulya dan Cilame. Meski demikian ia memastikan, kerusakan pipa sudah diperbaiki secara bertahap agar menjamin pasokan air bagi pelanggan tetap berjalan normal.

“Setelah mengetahui ada kerusakan pipa, kita langsung perbaiki karena pelanggan juga suka melaporkan jika pasokan air tidak mengalir,” ungkapnya.

Baca Juga:   BUMD KBB Merugi Gara-gara Pipa Ilegal Bermunculan di Sungai Cijanggel

Yovita menambahkan, secara total pipa air milik BUMD memiliki panjang hingga 155 km (kilometer). Pipa tersebut untuk melayani pelanggan di wilayah Kecamatan Ngamprah, Cisarua, Padalarang dan Cikalongwetan.

“Kami selalu rutin melakukan pengecekan terhadap pipa air. Karena tidak sedikit banyak temuan kebocoran pipa akibat beberapa faktor. Atau biasa kita sebut dengan Non Revenue Water (NRW) yakni tingkat kehilangan air cukup tinggi seperti kasus pencurian air, kebocoran pipa hingga ilegal tapping,” paparnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password