2030 RI Kekurangan 9 Juta SDM Digital, Banjir TKA Nih?

Ilustrasi transformasi digital. Dok: mojix.com

Bosscha.id-Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate memprediksi Indonesia akan membutuhkan 113 juta talenta digital di 2030. Sayangnya, pasokannya hanya sekitar 104 juta. Artinya, Indonesia akan kekurangan 9 juta talenta digital.

Bukan jumlah yang sedikit, namun pos tersebut harus terpenuhi untuk tetap menggerakkan ekonomi digital yang ada di Indonesia. 

“Kami akan berusaha dari Kementerian ini agar vokasi berjalan, kebutuhan skill man power juga terpenuhi,” kata Johnny di kantor Kominfo senin (28/10/2019, seperti dikutip CNBC Indonesia.

Di sisi lain, kondisi saat ini belum menggambarkan terpenuhinya semua kebutuhan skill industri, baik dari tingkat rendah hingga tingkat tertinggi. 

“Sekarang ini saja, operator perlu didatangkan dari luar,” kata politisi partai Nasdem tersebut.

Ke depan, Kominfo mewacanakan ingin membuat 1.000 start up baru. Idealnya bisa menambah jajaran unicorn berstatus unicorn dan decacorn di Indonesia.

Saat ini jumlah startup unicorn baru empat dan satu decacorn. Yakni, Tokopedia, Traveloka, Buka Lapak, kemudian OVO yang baru menyandang status Unicorn dan GoJek yang merupakan satu-satunya decacorn di Indonesia.

Baca Juga:   Survei: Elektabilitas Ridwan Kamil Geser Anies

“Harus banyak SDM yang berkualitas. Saya tau, rekomendasi silicon valley dari India yang memang dateng kesini. Yang tidak kita penuhi disini. Ini generasi muda kita (yang harus ambil bagian)” sebut Johnny.

Source: CNBC Indonesia

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password