Sejarah 17 Oktober: Bunda Teresa Terima Penghargaan Pedamaian Nobel

Penghargaan Nobel perdamaian didapatkan karena sampai akhir hayatnya, Bunda Teresa mengabdikan hidupnya untuk kemanusiaan. (Dok.Istimewa)

Bosscha.id-Bunda Teresa atau Mother Teresa adalah seorang biarawati katolik Roma, keturunan Albania dan berkewarganegaraan India. Wanita yang lahir pada 26 Agustus 1910 ini merupakan salah satu sosok yang inspiratif.

Sosok humanis ini hampir setengah abad lamanya menjadi abdinya para orang miskin, sakit, dan yatim piatu di negara-negara dunia ketiga, terutama India. Pada 1928, Bunda Teresa pergi ke India. Di sana, Ia mengabdikan diri untuk membantu orang-orang miskin. 

Ia pun kemudian menjadi warga negara India pada 1948. Bunda Teresa menemukan kesempatan pelayanan dan menghabiskan sebagian besar masa dewasanya di salah satu kota pelabuhan di India, yanitu Kalkuta.

Setelah resmi jadi warga India, Ia pun kemudian mendirikan Missionaries of Charity di Kalkuta pada tahun 1950. Dari situlah namanya mulai dikenal banyak orang. Atas pengabdiannya itu, Bunda Teresa mendapat banyak penghargaan.

Dengan berdirinya Missionary of Charity pada 7 Oktober 1950, para anggota yang tergabung di dalamnya semakin semangat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat miskin sebagai jalan pertolongan Tuhan.

Sepuluh tahun kemudian, bunda Teresa mulai mengirimkan para suster ke daerah-daerah di India sebagai usaha untuk memperluas pemberian pelayanan bagi orang miskin dan terlantar. Seiring berjalannya waktu, tahun demi tahun ia jalani dalam membantu orang yang membutuhkan, akhirnya Missionary of Charity mengalami perkembangan dalam melayani hingga mencapai ribuan orang.

Dengan berkembangnya pusat pelayanan yang didirikan, kurang lebih mencapai 450 lembaga, ia dapat membangun rumah untuk orang-orang yang menderita, sekarat, ditolak oleh masyarakat. Dengan sejumlah pelayanan yang dimiliki, bunda Teresa dapat memberikan pelayanan yang tersebar dari kota Kalkuta di India sampai Albania tempat dimana Ia dilahirkan.

Baca Juga:   Sejarah 1 Juli: Abdulrahman Saleh, Dokter, Penerbang, dan Penggagas Dunia Radio

Pada 1970-an, ia menjadi terkenal di dunia internasional untuk pekerjaan kemanusiaan dan advokasi bagi hak-hak orang miskin dan tak berdaya. Missionaries of Charity terus berkembang sepanjang hidupnya.

Sampai akhir hayatnya, ia telah menjalankan 610 misi di 123 negara, termasuk penampungan dan rumah bagi penderita HIV/AIDS, lepra dan TBC, program konseling untuk anak dan keluarga, panti asuhan, dan sekolah.

Oleh karena budi baiknya, bunda Teresa mendapatkan berbagai penghargaan kemanusiaan. Pada 1971, ia dianugerahi Pope John XXIII Peace Prize, kemudian pada tahun 1979 Bunda mendapatkan penghargaan Good Samaritan di kota Boston (Amerika Serikat).

Masih di tahun yang sama, tepatnya pada 17 Oktober 1979, Bunda Teresa mendapat Penghargaan Nobel Perdamaian, dan pada tahun 1980 pemerintah India menganugerahi Bunda Teresa dengan Bharat Ratna, sebuah penghargaan sipil tertinggi di India.

Dan masih banyak lagi penghargaan lain yang Bunda Teresa terima, namun Ia tak pernah memikirkan tentang hal itu, karena baginya, sebanyak apapun penghargaan yang Ia terima, pelayanan yang ia lakukan selama ini hanya semata untuk memenuhi panggilan Tuhan.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password