Sejarah 16 Oktober: The Walt Disney Company Berdiri

Sejarah 16 Oktober: The Walt Disney Company Berdiri 18
Disney Brothers Cartoon Studio adalah nama yang dipakai sebelum Walt Disney.(Bosscha.id)

Bosscha.id-Siapa yang tak tahu dengan karakter Mickey Mouse, Donal Duck, dan Goofy. Tiga karakter kartun yang populer dan melegenda ini adalah hasil karya dari The Walt Disney Company. Karakter-karakter yang diciptakan Disney ini yang sangat lekat dengan dunia anak-anak ini memang sangat ikonik.

The Walt Disney adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang hiburan dan merupakan salah satu media terbesar di dunia. Perusahaan yang didirikan pada 16 Oktober 1923, adalah buah karya dari dua orang kakak beradik Walt Disney dan Roy Oliver Disney.

Pada awal pendiriannya, nama yang digunakan untuk perusahaan ini adalah Disney Brothers Cartoon Studio yang berpusat di Burbank, California, Amerika Serikat. Setelah melalui berbagai macam pendekatan bisnis yang berbeda, mereka menjadikan Walt Disney Company menjadi salah satu industri hiburan dan media terbesar di dunia.

Sejarah 16 Oktober: The Walt Disney Company Berdiri 19
Mickey Mouse mengawali pengembangan karakter lain di geng Disney./(Bosscha.id)

Pada awalnya, perusahaan ini berdiri di sebuah kantor kecil yang terletak di Los Angeles, Amerika Serikat. Di tempat itulah ide awal pembentukan The Walt Disney Company tercetus. Dengan latar belakang Walt Disney sebagai seorang animator dan saudaranya Roy Oliver Disney adalah seorang pengusaha, mereka mulai berkolaborasi mengembangkan ide-ide kreatif di bidang animasi.

Pada 1928, karakter Mickey Mouse lahir di studio itu. Setelah karakter tikus lucu itu, Disney juga mengembangkan karakter lain seperti Pluto, Goofy, Donald Duck, dan anggota geng Disney lainnya. Pada 1937, figur animasi dengan berbagai karakter tokoh mulai ditampilkan secara bersamaan.

Setelah itu, karakter tokoh hewan mulai dikenal di masyarakat. Sejumlah film berikutnya juga dikembangkan dengan karakter baru, antara lain Snow White and the Seven Dwarfs (1937), Pinocchio (1940), dan Fantasia (1940). Berkat inovasi kedua kakak beradik itu, keuntungan finansial The Walt Disney Company mulai merangkak bertumbuh.

Film-film yang mereka produksi mendapat respons baik dari masyarakat. Perusahaan itu pun mulai mengembangkan 51 hektar tanah di Burbank, California untuk tujuan pembuatan film animasi yang lebih besar. Walt secara pribadi terlibat dengan semua aspek dalam perancangan studio. Dari tata letak bangunan hingga desain kursi animator. Perhatian utamanya adalah untuk menghasilkan pabrik produksi mandiri yang menyediakan semua fasilitas penting untuk seluruh proses produksi.

Baca Juga:   Ini Tips Menggunakan Earphone yang Aman dan Nyaman Bagi Kesehatan Telinga

Setelah persiapan sudah dirasa matang, perusahaan pun pindah ke Burbank pada tahun 1940. Dalam gedung baru itu banyak bangunan yang dihubungkan oleh terowongan bawah tanah, ini dibuat agar ketika sedang dalam cuaca buruk pun proses pembuatan film animasi tidak terganggu.

Setelah perpindahan lokasi studio, Walt pun ingin membuat bangunan yang disebut Mickey Mouse Park. Walt Disney menginginkan adanya patung-patung seperti Mickey Mouse dan Donald Duck, agar para pengunjung bisa datang serta mengabadikan momennya di taman itu.

Lalu di sebuah lahan kebun yang luasnya kurang lebih 200 hektar di Anaheim, California disulap menjadi sebuah taman hiburan. Akhirnya, pada tahun 1955 Disneyland pertama dibuka. Keberhasilan itu membuat perusahaan ini semakin berkembang menjadi sangat besar.

Disneyland lain pun mulai dibuka di berbagai negara lain, antara lain Hongkong, Perancis, dan Jepang. Pada tahun 1967, Walt Disney World Resort pun mulai berdiri. Ini merupakan resort kedua setelah keberhasilannya pada Disneyland. Namun ketika Walt Disney dan Roy Disney meninggal, perusahaan ini mengalami penurunan finansial yang cukup drastis.

Dari itu, kemudian perusahaan ini terus melakukan pembenahan di berbagai lini. Selain resort, kemudian Disney Company juga membuat stasiun televisi pertama yaitu Disney Channel dan ESPN. Kemudian menyusul muncul aset-aset baru seperti Touchstone Films, Miramax, dan Hollywood Pictures.

Bahkan Marvel Entertainment pun berhasil diakusisi sahamnya oleh perusahaan ini pada 31 Desember 2009. Disney pun kembali menjelma menjadi sebuah perusahaan yang besar hingga saat ini.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password