5 Agen Mata-mata Wanita yang Melegenda

5 Agen Mata-mata Wanita yang Melegenda 18
Pesona dan Erotisme Wanita Seringkali Dijadikan Senjata Untuk Menguak Informasi (IDNTimes)

Bosscha.id – Salah satu cara untuk menang dalam sebuah peperangan adalah dengan cara mengetahui kelemahan musuh yang akan kita hadapi. Dan salah satu cara paling efektif untuk mengumpulkan informasi tentang musuh adalah dengan cara menyusup ke barisan musuh tersebut. Ini adalah pekerjaan mata-mata. Mata-mata dapat memberikan semua jenis informasi rahasia mengenai kekuatan dan kelemahan pasukan musuh.

Di masa krisis, mata-mata juga dapat digunakan untuk mencuri teknologi dan menyabotase musuh dengan berbagai cara. Selama berabad-abad wanita telah melayani rekan-rekan pria mereka dalam spionase. Dan berikut ini adalah daftar 5 mata-mata wanita yang melegenda karena aksi spionase mereka, yang berhasil bosscha.id rangkum.

Liu Hulan

5 Agen Mata-mata Wanita yang Melegenda 19
Sumber: chineseposters.net

Dia adalah mata-mata wanita muda yang cantik, selama Perang Sipil China antara Kuomintang dan Partai Komunis. Dia lahir di desa Yunzhouxi, di Distrik Wenshui di Provinsi Shanxi. Dia bergabung dengan Partai Komunis pada tahun 1946 dan kemudian bergabung dengan sebuah asosiasi perempuan yang bekerja untuk mendukung Tentara Pembebasan. Dia secara aktif terlibat dalam pengorganisiran penduduk desa Yunzhouxi untuk mendukung Partai Komunis China.
Kontribusinya melibatkan berbagai kegiatan, seperti memasok makanan ke Tentara Pembebasan Kedelapan, menyampaikan pesan rahasia, dan memperbaiki sepatu bot dan seragam.

Kehidupan dan kematian Liu Hulan telah menjadi simbol keberanian orang-orang China, dan sering disebut sebagai homili kesetiaan mereka kepada Komunisme. Kisahnya sering diceritakan sebagai penghormatan bagi perjuangan dan pengorbanan yang dibuat untuk tujuan membebaskan China dari kekuasaan asing selama berabad-abad lamanya.

Noor Inayat Khan

5 Agen Mata-mata Wanita yang Melegenda 20
Sumber: id.wikipedia.org

Noor Inayat Khan adalah seorang mata-mata Inggris pada perang dunia ke-2. Ayahnya berkebangsaan India dan ibunya berkebangsaan Amerika. Ia bergabung dengan komando angkatan udara wanita Inggris sebagai operator telekomunikasi nirkabel sebelum ia direkrut oleh SOE (Special Operation Executive), organisasi pemerintah Inggris yang menjalankan kegiatan spionase pada perang dunia ke-2.

Pada 1943, ia ditugaskan menjalankan misi di Prancis yang saat itu dikuasai Jerman. Satu demi satu rekannya ditangkap oleh tentara Jerman hingga hanya Khan agen Inggris yang tersisa di Prancis. Tapi ia terus menjalankan misi dengan mengirim informasi-informasi penting kepada SOE. Pada akhirnya ia tertangkap oleh Jerman dan disiksa selama 10 bulan di kamp konsentrasi Dachau, Prancis.

Selama itu ia tidak mengungkap informasi sama sekali hingga ia menemui ajalnya pada 13 September 1943 dengan peluru di kepala. Noor Inayat Khan menerima penghargaan George Cross dari pemerintah Inggris dan Croix de Guerre dari pemerintah Prancis atas keberaniannya. Untuk mengenang jasanya, pemerintah Inggris membuat patung Noor Inayat Khan di Gordon Square, London.

Josephine Baker

5 Agen Mata-mata Wanita yang Melegenda 21
Sumber: idntimes.com

Josephine Baker adalah seorang artis, penyanyi, dan penari yang terkenal di Eropa pada awal abad ke-20. Baker adalah wanita Afrika-Amerika pertama yang membintangi film layar lebar. Ia meninggalkan status kewarganegaraan Amerika untuk menjadi warga negara Prancis. Josephine terkenal dengan pesona dan tarian erotisnya. Pada tahun 1939 saat Prancis menyatakan perang kepada Jerman, intelijen Prancis merekrut Josephine sebagai informan. 

Josephine Baker sering mengisi acara-acara pesta milik orang-orang penting seperti bangsawan dan diplomat di seluruh Eropa. Ia menggunakan pesonanya untuk mengorek informasi dari para perwira militer dan birokrat-birokrat dan mengirimnya kepada atasannya tanpa menimbulkan kecurigaan. Ia sangat mendukung perjuangan Prancis melawan Jerman, bahkan memfasilitasi rekan-rekan seperjuangannya.

Setelah perang dunia 2 berakhir, ia kemduain aktif terlibat dalam perjuangan melawan rasialisme di Amerika dan mendukung hak asasi manusia di sana. Josephine Baker kemudian meninggal pada tahun 1975. Setelah meninggal, Ia menerima penghargaan dari pemerintah Prancis karena telah berjasa menjadi Informan.

Yoshiko Kawashima

5 Agen Mata-mata Wanita yang Melegenda 22
Sumber: winnetnews.com

Yoshiko Kawashima lahir sebagai putri keluarga kerajaan dinasti Manchu. Saat berusia 8 tahun, ia diadopsi oleh Naniwa Kawashima, seorang agen mata-mata Jepang. Yoshiko menghabiskan masa kecilnya di Jepang. Di sana ia belajar banyak hal termasuk bela diri. Kemudian Ia direkrut oleh seorang atase militer Jepang yang ingin menggunakan koneksi Yoshiko dengan keluarga Manchu untuk memperluas jaringan spionase Jepang di Tiongkok.

Ia akhirnya memulai misinya dengan menjadi mata-mata di keluarga Manchu. Ia bertugas memberi informasi-informasi penting kepada militer Jepang. Kawashima mempelopori berdirinya Machukuo, sebuah negara boneka bentukan Jepang di tanah Manchu. Ia memainkan beberapa peran disamping kaisar yang merupakan boneka Jepang.

Di satu waktu, Kawashima menjadi selir kaisar, dilain hari ia menjadi penasehat keamanan. Dengan posisinya ia membentuk satuan tugas yang berfungsi memburu para gerilyawan anti Jepang di Tiongkok. Yoshiko Kawashima mengakhiri karirnya sebagai mata-mata setelah ditangkap oleh intelijen Tiongkok pada 1945 dan dihukum mati dengan tembakan di kepala.

Mata Hari

5 Agen Mata-mata Wanita yang Melegenda 23
Sumber: nationalgeographic.grid.id

Mata Hari bisa dikatakan sebagai mata-mata wanita paling terkenal di dunia. Ia terlahir dengan nama Margaretha Geertruida Zelle di Belanda pada 1876. Mata Hari lahir di sebuah keluarga berkecukupan hingga ayahnya bangkrut. Saat berusia 18 tahun, ia menikah dengan seorang kapten di Hindia Belanda dan tinggal di Malang. Saat berada di Hindia Belanda ia mempelajari budaya Indonesia dan tarian-tarian khas nusantara. Ia menamai Mata Hari sebagai nama panggungnya.

Setelah Ia pindah ke Paris pada 1903 dan memulai karir sebagai penari eksotis. Mata Hari mendapat popularitas luar biasa di seantero Eropa. Mata Hari dengan mudah menjalin hubungan dan koneksi dengan pria-pria berkuasa di Eropa dan mendapat informasi-informasi penting.

Mata Hari juga adalah agen ganda yang memberi informasi kepada pihak Jerman maupun Prancis. Akhirnya pada 15 Oktober 1917, Mata Hari diadili dengan Eksekusi Mati karena dianggap bertanggung jawab atas kematian puluhan ribu tentara Prancis.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password