Keren! Kemenag KBB Luncurkan Program “Sarapan Pagi”

Kementerian Agama Republik Indonesia mengadakan kegiatan pembinaan agen perubahan tahun 2019, di Hotel Mercure Convention Center Ancol, pada 10-12 September 2019. Foto: (Dokumen Kemenag KBB)

Bosscha.id– Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung Barat meluncurkan program Rancangan, Penerapan Kinerja, Pegawai Berintegritas (Sarapan Pagi). Program tersebut diluncurkan untuk meningkatkan kinerja di Kantor Urusan Agama (KUA) yang ada di Kabupaten Bandung Barat.

Salah satu Agent of Change Kemenag KBB, Imas Masyfiah, mengungkapkan, dengan diterapkannya program tersebut, KUA di seluruh Bandung Barat diharapkan bisa produktif dalam melayani, inovatif, sigap dan akuntable (BISA). Sebab faktanya, selama ini kinerja pegawai KUA masih berjalan secara pasif.

“Pegawai KUA saat ini hanya bergerak dalam pelayanan ketika ada masyarakat datang saja. Sehingga, sekarang dibutuhkan KUA yang aktif. Ya salah satunya diberikan Sarapan Pagi ini,” kata Imas, Rabu (2/10/2019).

Program Sarapan Pagi di KUA KBB digagas agar pelayanan lebih masksimal/Bosscha.id

Menurut Imas, program Sarapan Pagi ini dilaksanakan setiap Senin pagi yang di ikuti oleh setiap Kepala KUA, Penghulu dan Penyuluh.

Imas menyebut, terdapat empat menu dalam program Sarapan Pagi di KUA. Yakni mulai dari Ngopi (Ngeluarin Opini), Kupat Tahu (Kupas Tuntas Urusan Haji dan Umrah), Bubur (Bincang-bincang Urusan Bimbingan Seputar Urais) dan Ngeteh (Ngebahas Teknis Pelaksanaan Kerja).

“Tentu saja, ini juga bisa bertambah seiring program dan informasi lainnya yang saat ini sedang perlu pembahasan. Namun yang jelas, saat ini dibutuhkan KUA yang aktif guna menciptakan pelayanan yang prima terhadap masyarakat dan sebagai salah satu bentuk reformasi birokrasi peningkatan pelayanan publik, ” ungkap Imas.

Baca Juga:   Mantap! Fly Over Padalarang Resmi Dibangun untuk Atasi Kemacetan

Selian itu Imas juga mengatakan, dari 16 KUA di Bandung Barat, program digitalisasi di semua KUA kini sudah berjalan. Adapun kata dia, ditargetkan, agar semua KUA bisa memiliki media sosial.

“Sistem informasi yang cepat untuk merespon masyarakat di era digital seperti sekarang sudah sangat diperlukan. Sehingga mau tidak mau, sekarang semua KUA harus memiliki medsos,” kata Imas yang juga terpilih mewakili KBB menjadi Agen of Change pada tahun ini.

 

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password