Bupati Aa Umbara Kembali Gencarkan Revitalisasi Pasar Tagog Padalarang

Bupati Aa Umbara Kembali Gencarkan Revitalisasi Pasar Tagog Padalarang 19
Revitalisasi Pasar Tagog Padalarang/ (Dok: Istimewa).

Bosscha.id-Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan revitalisasi Pasar Tagog Padalarang bisa dilaksanakan tahun ini. Apalagi, sudah banyak investor yang tertarik untuk menggarap revitalisasi pasar berinvestasi sekitar Rp 80 miliar tersebut.

Meski demikian, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sustina mengatakan, Pemkab Bandung Barat mesti memperhitungkan potensi pendapatan asli daerah sebelum revitalisasi Pasar Tagog dilakukan. Sebab, investor yang membangun pasar tradisional tersebut berkewajiban mengelolanya selama lima belas tahun pertama.

“Jadi, dalam 15 tahun pengelolaan oleh pengembang nanti, itu perlu diperhitungkan berapa potensi yang masuk ke mereka, berapa yang masuk ke Pemda sebagai PAD. Ini pekan depan akan kami bicarakan dengan konsultan,” kata Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, pékan lalu di Ngamprah.

Bupati Aa Umbara Kembali Gencarkan Revitalisasi Pasar Tagog Padalarang 20
Bupati Aa Umbara berbicara soal revitalisasi Pasar Tagog Padalarang/Bosscha.id

Menurut Umbara, pembangunan kembali Pasar Tagog tidak akan menemui kendala dari segi pembiayaan. Sebab, biaya pembangunan sepenuhnya ditanggung oleh investor.

“Ini sistemnya lelang investasi, sehingga biaya bukan dari APBD. Namun, perlu dibicarakan soal potensi PAD dengan pengembang. Kalau sudah oke, tinggal dibangun,” ujarnya.

Umbara juga mengungkapkan, para pedagang di Pasar Tagog sudah lama ingin agar pasar tersebut direvitalisasi. Mereka bahkan sudah menyiapkan uang untuk bisa menempati kios di pasar tersebut setelah dibangun nanti.

“Dari sisi pedagang, tidak ada kendala. Mereka menyambut baik revitalisasi dan ingin agar Pasar Tagog segera direvitalisasi,” ujar Umbara.

Untuk diketahui, Pasar Tagog Padalarang merupakan salah satu dari tiga pasar tradisional yang dikelola pemerintah daerah. Dua pasar lainnya, yaitu Pasar Panorama Lembang dan Pasar Batujajar yang keduanya sudah direvitalisasi oleh pengembang yang sama, yakni PT Bangun Bina Persada.

Baca Juga:   Disnaker KBB: Buruh Jangan Takut Melapor

Adapun Umbara menargetkan, revitalisasi Pasar Tagog harus lebih baik daripada kedua pasar tradisional lainnya. Hal ini disebabkan Pasar Tagog menjadi etalase Kabupaten Bandung Barat lantaran dekat dengan pusat pemerintahan di Ngamprah.

“Pasar Tagog harus lebih bagus. Dua pasar tradisional lainnya sekarang lebih baik setelah direvitalisasi. Bahkan Pasar Lembang nanti akan dibuat jadi pasar wisata. Ratusan kios di sana akan jadi pusat oleh-oleh khas Bandung Barat agar wisatawan bisa masuk juga ke sana,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan KBB Avira Nurafifah sebelumnya mengatakan, revitalisasi Pasar Tagog seharusnya dilakukan beberapa bulan lalu. Namun, pemenang lelang sebelumnya tidak melaksanakan proyek tersebut.

“Pemenang lelang tidak melaksanakan pembangunan dengan alasan yang tidak jelas, sehingga kami nyatakan wanprestasi. Proyek ini terpaksa dilelang ulang,” ujarnya.

Menurut dia, revitalisasi Pasar Tagog Padalarang sebenarnya sudah harus dilakukan sejak 2013 lalu. Namun, salah satu investor pemenang lelang meninggal dunia. Beberapa tahun kemudian, revitalisasi terus diwacanakan namun terkendala berbagai hal termasuk belum terjadi kesepahaman dengan para pedagang.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password