Ini 5 Spot Foto Terbaik di Kabupaten Bandung Barat, Dijamin Bikin Betah

Kabupaten Bandung Barat, menjadikan tempat wisata bernuansa alam sebagai magnet bagi wisatawan pemburu spot foto. (Dok.Istimewa)

Bosscha.id- Jika bicara soal destinasi wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB), rasanya taka kan pernah ada habisnya. Apalagi wisata alamnya yang tersaji secara apik dan menawan, baik yang sudah dikelola atau pun yang masih dalam tahap pengembangan.

Beberapa destinasi wisata di KBB memang selalu jadi incaran para wisatawan dari luar kota, contohnya kawasan wisata terpadu di Lembang. Tapi selain kawasan wisata terpadu Lembang, destinasi wisata alam wajib dikunjungi, dan sedang hits di kalangan masyarakat.

Berikut ini Bosscha.id akan membagikan 5 daftar destinasi wisata di KBB yang sedang hits saat ini.

Sungai Cikahuripan (Green Canyon Bandung Barat)

Cikahuripan Dianggap Sebagai Green Canyon nya Bandung Barat. (Foto. Ivanza)

Sungai Cikahuripan adalah anak sungai Citarum purba yang terletak di Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat. Nama Cikahuripan sendiri berasal dari bahasa Sunda yang memiliki makna ‘air yang membawa kehidupan’. Konon, warga sekitar sungai Cikahuripan ini mempercayai bahwa air di Sungai tersebut memiliki berbagai manfaat, terutama dalam hal pengobatan.

Keindahan yang disuguhkan di Sungai Cikahuripan ini, bukan berasal dari airnya. Meskipun memang air di Sungai Cikahuripan masih sangat bersih, dan tidak memiliki bau ataupun rasa. Adapun yang menjadi daya tarik dari Sungai Cikahuripan adalah bebatuan yang tersebar di sekitar sungai, serta dua buah tebing yang menjulang tinggi mengapit aliran sungai, mirip seperti di Green Canyon. 

Akses menuju sungai cikahuripan ini sama seperti jika anda akan menuju Waduk Saguling di Rajamandala, jalan yang ditempuh untuk mencapai Sungai Cikahuripan masih berbatu, sehingga anda harus berhati – hati saat berjalan.

Hutan Pinus PAL 16

Kesejukan Hutan Pinus Pal 16 Menjadi Incaran Wisatawan, (Dok.Istimewa)

Pal 16 merupakan sebuah lahan seluas 2 Ha yang ditumbuhi pohon – pohon pinus, atau lebih tepatnya Pal 16 adalah kawasan hutan pinus. Letaknya yang tidak jauh dari Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu ini, membuat Pal 16 memiliki udara yang dingin dan sejuk. Pal 16, dulunya hanya sebuah hutan pinus kosong. Namun seringkali digunakan berhenti sejenak oleh para pengendara motor ataupun mobil untuk beristirahat sejenak (rest Area).

Bermula dari situ, kemudian tempat ini diresmikan menjadi tempat wisata pada tahun 2016 silam. Hutan Pinus PAL 16 sendiri terletak di jalan raya Cikole, Lembang, jadi bagi anda yang mengemudi kendaraan dari atau menuju Subang, PAL 16 cocok menjadi tempat beristirahat untuk melepas lelah karena berkendara.

Adapun fasilitas yang ada di Pal 16 ini, sudah selengkap tempat wisata lainnya. Sudah tersedia toilet, beberapa gazebo dan kursi dari kayu yang dapat anda gunakan untuk duduk bersantai sambil menikmati semilir angin di hutan pinus. Beberapa warung yang menjajakan makanan dan minuman pun sudah tertata di beberapa titik di sana.

Puncak Eurad

Sensasi Berdekatan Dengan Langit di Puncak Eurad. (foto. panduanwisata.id)

Untuk bisa menjangkau Puncak Eurad, anda hanya perlu berangkat melalui Lembang menuju Pasar Ahad, kemudian dilanjutkan menuju Cikareumbi dan anda akan menemukan Puncak Eurad. Sudah banyak papan penunjuk yang tersebar, namun jika anda ragu, anda dapat bertanya pada warga sekitar mengenai keberadaan Puncak Eurad.

Baca Juga:   Bupati Aa Umbara: Kinerja Semua ASN KBB Bakal Dievaluasi

Meskipun terbilang baru, Puncak Eurad cukup menarik perhatian masyarakat. Terutama bagi anda penyka foto selfie. Di sana dihadirkan beberapa spot foto yang sangat instagramable. Seperti perahu yang terbuat dari bambu yang bisa anda gunakan untuk berfoto. Atau sebuah gardu pandang yang didirikan tepat di sisi tebing.

Bukan hanya untuk selfie atau mengambil beberapa foto di spot-spot yang indah, anda juga dapat melakukan aktifitas lain di tempat ini, seperti bersepeda, hiking, atau bahkan camping. Semua kegiatan yang dilakukan di tempat wisata ini dengan nyaman meski  fasilitas di Puncak Eurad masih sangat minim.

Gunung Batu Lembang

Gunung Batu Lembang Spot Selfie Ekstrim di Bandung Barat, (foto. panduanwisata.id)

Bagi anda yang hobi mendaki nampaknya Gunung Batu ini cocok anda singgahi. Gunung Batu merupakan salah satu patahan Lembang dengan lebar sekitar 300 meter dan panjang 22 kilometer. Gunung Batu merupakan tempat yang cocok untuk anda yang ingin berburu sunrise atau menikmati indahnya senja dari ketinggian.

Dari puncak Gunung Batu, jika anda melihat ke utara, anda akan  langsung melihat Gunung Tangkuban Parahu, Gunung Burangrang dan Gunung Putri. Jika anda melihat ke sebelah timur, anda akan melihat penampakan dari Gunung Bukittunggul dan agak jauh dari situ anda akan melihat gambaran Gunung Manglayang. Sedangkan jika melihat ke arah selatan, anda akan melihat jajaran Gunung Malabar, Gunung Haruman dan Gunung Patuha dari kejauhan.

Akses menuju Gunung Batu Lembang ini tidak lah sulit. Anda dapat mengunjungi tempat ini dengan menggunakan angkot, ojeg, ataupun kendaraan pribadi. Dari pusat Kota Lembang, ambilah arah menuju jalan Maribaya. Di Jl. Raya Maribaya, lurus terus dan belok kanan sampai Jl. Buka Nagara. Dari sini anda sudah dapat melihat Gunung Batu dari kejauhan. Setelah melewati Jl. Buka Nagara, belok kiri melewati Jl. Buniwangi dan anda sudah berada di jalur pendakian Gunung Batu.

Curug Ngebul

Curug Ngebul Guunghalu Menjadi Pesona Wisata di Kawasan Selatan Bandung Barat. (foto.Is)

Terletak di Kp. Cisitu, Desa Sindangjaya, Kec. Gununghalu, ada satu curug yang masih sangat “perawan” dan tersembunyi dari khalayak umum. Air dari Curug Ngebul ini berasal dari salah satu curug yang fenomenal di Bandung Barat, yaitu Curug Malela. Karena, Curug  ini berada di bagian hilir dari Curug Malela, yang aliran airnya berasal dari aliran sungai Cidadap.

Curug Ngebul ini bisa dibilang masih murni dan bersih dari jamahan tangan jahil para pengunjung, karena Curug Ngebul belum dikelola oleh pihak manapun. Hanya dikelola oleh beberapa warga sekitar, sehingga fasilitas di Curug Ngebul masih minim. Curug ini memiliki ketinggian sekitar 20 meter, dengan lebar kurang lebih 5 meter. Karena ketinggian curug inilah, ketika debit air sedang tinggi, air yang jatuh akan menimbulkan butiran – butiran embun yang berkumpul menyerupai asap. Sehingga curug ini dinamakan Curug Ngebul.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password