Bandung Barat Tak Ramah Disabilitas

Bandung Barat Tak Ramah Disabilitas 18
Komplek Pemkab Bandung Barat masih belum ramah disabilitas.Bosscha.id

Bosscha.id– Kabupaten Bandung Barat hingga kini masih belum ramah disabilitas. Banyak tempat-tempat umum yang belum memberikan fasilitas memadai bagi para diafabel, diantaranya di Komplek Pemkab Bandung Barat.

Beberapa gedung/kantor pusat pelayanan publik belum menyediakan fasilitas dan aksesbilitas bagi penyandang disabilitas, seperti ram (jalur pengguna kursi roda), lift (gedung bertingkat), dan toilet khusus.

“Memang yang berkaitan dengan fasilitas untuk disabilitas belum tersedia. Sebetulnya, kita sudah sampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang terkait sarana dan prasarana disabilitas fisik ini, namun belum ada tindak lanjut lagi,” kata Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial KBB Sumarman, kepada Bosscha.id, Rabu (4/9/2019).

Sumarman mengakui, dengan masih banyaknya gedung/kantor pelayanan publik yang belum ramah bagi penyandang disabilitas, membuat para difabel kesulitan saat datang ke sejumlah kantor pelayanan di komplek Pemkab Bandung Barat.

“Para disabilitas banyak datang ke sini (dinas) untuk mengurus sejumlah surat dan lainnya. Biasanya mereka datang bersama para pendamping,” katanya.

Bandung Barat Tak Ramah Disabilitas 19
Bosscha.id

Namun demikian, Sumarman memastikan akan terus mendorong pihak-pihak terkait agar hak-hak pelayanan dan fasilitas untuk penyandang disabilitas bisa terpenuhi. Apalagi, sesuai dengan amanat undang-undang nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik dan undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas, pemerintah daerah wajib menjamin hak-hak disabiltas.

Baca Juga:   Bupati Aa Umbara: Peranan BUMD Baru Bisa Tingkatkan Potensi PAD

“Ini amanat UDD, tidak boleh ada diskriminasi terhadap disabilitas. Minimal untuk perkantoran memang harus ada ruang-ruang publik, seperti pengguna kursi roda, tuna netra dan toilet khusus. Termasuk untuk fasilitas di masjid juga,” ungkapnya.

Saat ini, jumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Bandung Barat yang tercatat di Dinas Sosial setempat mencapai 5.758 orang. Mereka terdiri atas berbagai usia dan disabilitas yang berbeda-beda, seperti disabilitas fisik, sensorik, dan mental.

“Di Bandung Barat disabilitas cukup banyak. Saya berharap ke depan bisa menjadi kota yang ramah disabilitas,” kata Sumarman.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password