Bappelitbangda KBB Beberkan Berutang Rp 324 M untuk Bangun Infrastruktur

Pemkab Bandung Barat bangun Infrastruktur dengan cara meminjam ke PT SMI./Bosscha.id

Bosscha.id– Rencana peminjaman dana oleh Pemkab Bandung Barat kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI Persero) sebesar Rp 324 miliar untuk membangun infrastruktur jalan khusunya di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat pada 2020 mendatang, tinggal menunggu keputusan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sesuai rencana pembangunan, dana tersebut akan dilakukan untuk perluasan jalan, mulai dari Cihampelas, Gununghalu dan Rongga. Selanjutnya Rancapanggung (Cililin)-Saguling, terakhir Cisomang-Kadudampit (Cikalongwetan).

Demikian disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Bandung Barat, Asep Wahyu FS di Ngamprah, Senin (2/9/2019). Menurutnya, PT SMI sudah melakukan studi kelayakan, mulai dari kemampuan dalam pembayaran serta melihat kondisi keuangan yang dimiliki Pemkab Bandung Barat.

“Studi kelayakan Sudan dilakukan, hasilnya KBB telah memenuhi persyaratan. Hasil rapat Juli kemarin, keputusan pinjaman dana untuk pembangunan infrastruktur jalan tinggal menunggu Kemendagri saja,” ujar Asep.

Menurut Asep, memang program tersebut merupakan percepatan pembangunan daerah di bidang infrastruktur. Oleh karena itu, sesuai dengan visi AKUR (Aspiratif, Kreatif, Unggul dan Religi) dengan jargon Bandung Barat Lumpat, maka pada tahun 2020 merupakan momentum pemerintah daerah untuk melakukan pembangunan infrastruktur secara besar-besaran.

“Apalagi ini sudah tertuang dalam RPJMD. Lebih dari itu, perluasan jalan ini juga untuk membuka akses jalan menuju objek wisata. Baik di wilayah selatan maupun akses dari Cikalongwetan-Cisarua,” kata.

Asep mengungkapkan, bahwa PT SMI sudah melakukan studi ke KBB untuk melihat kemampuan pembayaran serta melihat kondisi keuangan APBD. Dari hasil studi tersebut, memungkinkan KBB layak mendapatkan bantuan pinjaman dana tersebut.

Baca Juga:   Bupati Aa Umbara: Kinerja Semua ASN KBB Bakal Dievaluasi

“Setelah dilakukan studi dan penghitungan, kondisi keuangan APBD kita sangat memungkinkan, terus juga kita sanggup untuk membayar (cicilan) ditambah penggunaan juga jelas. Dan itu hasil studi mereka saat kunjungan ke KBB, bukan kita yang menghitung,” katanya.

Bosscha.id

Meski demikian Asep menjelaskan, dana pinjaman tersebut tidak dicairkan sekaligus dengan total Rp 324 miliar. Namun, dilakukan secara bertahap sesuai dengan pengerjaan jalan selesai.

“Jadi ini sistem klaim lagi, kalau sudah selesai dibangun baru diajukan dan bisa dicairkan.,” ujarnya.

Untuk diketahui, PT SMI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan infrastruktur. Didirikan pada tanggal 26 Februari 2009, PT SMI merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang seluruh modal sahamnya dimiliki oleh negara melalui Kementerian Keuangan. PT SMI juga menyediakan ragam produk pembiayaan dengan keunggulan spesifik dengan tenor yang lebih panjang, suku bunga yang lebih kompetitif, produk pembiayaan yang inovatif.

 “Kita bayarnya dari APBD juga, dari anggaran proyek infrastruktur yang berjalan, ini kami lakukan untuk percepatan pembangunan di KBB,” kata Bupati Bandung Barat Aa Umbara belum lama ini.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password