Bupati Bandung dan Bupati Bandung Barat Tanggapi Wacana Daerahnya Jadi Calon Ibu Kota Jabar

Bupati Bandung dan Bupati Bandung Barat Tanggapi Wacana Daerahnya Jadi Calon Ibu Kota Jabar 18
Bupati Bandung Dadang Naser dan Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutsina merespon pemindahan Ibu Kota Jabar.

Bosscha.id– Rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tentang pemindahan ibu kota dan pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat dari Kota Bandung direspon oleh Bupati Bandung, Dadang Naser dan Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna. Dadang Naser maupun Aa Umbara memberikan tanggapan perihal rencana pemindahan pusat pemerintahan Jawa Barat ke Tegalluar (Kabupaten Bandung) dan Walini (Kabupaten Bandung Barat).

“Saya dukung rencana Gubernur. Ini juga kan bukan rencana baru. Karena dulu sempat juga ada rencana dipindahkan ke Walini, karena di sana akan dibangun pool-nya KCIC. Jadi dasarnya Bandung-Jakarta lebih dekat,” kata Dadang kepada wartawan, Jumat (30/8/2019).

Naser menyebut kawasan Tegalluar menjadi salah satu daerah strategis sebab wilayah yang menjadi Transport Oriented Development (TOD) oleh kereta cepat Bandung-Jakarta.

“Jika rencana pemindahan itu terealisasi, pastinya akan ada perencanaan wilayah. Mulai dari dibangun danau retensi dan optimalisasi Sungai Citarum,” ujar Bupati dua periode ini.

Senada dengan Dadang Naser, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna menyambut positif keputusan Ridwan Kamil yang akan memindahkan pusat pemerintahan dari Kota Bandung. Adapun orang nomor satu di Bandung Barat ini berharap rencana tersebut bisa berdampak baik bagi masyarakat.

“Walini sangat visible menjadi ibu kota baru dan pusat pemerintahan Jawa Barat. Sebagai bupati saya menyambut baik, “ kata Aa Umbara, kepada wartawan Jumat (30/8/2019) malam.

Bupati Bandung dan Bupati Bandung Barat Tanggapi Wacana Daerahnya Jadi Calon Ibu Kota Jabar 19
Dadang Naser dan Aa Umbara memberikan tanggapan perihal rencana pemindahan pusat pemerintahan Jawa Barat/ Bosscha.id

Menurut Umbara, apabila Walini direalisisasikan menjadi pusat pemerintahan baru, itu akan berdampak pada meningkatnya perekonomian di wilayah tersebut. Apalagi, di kawasan Walini juga rencananya akan ada pembangunan Kampung Asia Afrika dan pusat pendidikan baru.

Baca Juga:   Digital Inklusif Bisa Atasi Permasalahan Ketimpangan Ekonomi di Jabar

“Secara aksesnya sangat terbuka karena gerbang ke Jakarta sangat juga dekat. Lahan pun luas. Sehingga, faktor-faktor itu bisa menunjang pembangunan dan kemajuan untuk Bandung Barat dan Jawa Barat,” kata Umbara.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebelumnya berencana memindahkan pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat dari Kota Bandung ke beberapa daerah lain. Setidaknya, tiga lokasi dimunculkan dan kini tengah masuk proses dan kajian komprehensif, mulai dari Tegalluar (Kabupaten Bandung), Walini (Kabupaten Bandung Barat), dan Segi Tiga Rebana (Kabupaten Majalengka).

“Sudah ada persetujuan (DPRD Jawa Barat) wacana (pemindahan) pusat pemerintahan. Dan itu sudah dibahas di paripurna DPRD terakhir. Sekarang untuk dikaji dulu di beberapa lokasi.” kata Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password