Legislator Perempuan di DPRD KBB Jangan Hanya Jadi “Pemanis” Semata

Bosscha.id

Bosscha.id– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat khususnya perempuan yang baru saja dilantik untuk periode 2019-2024 diminta dapat memberikan kontribusi nyata dan komitmen untuk memperjuangkan kaum perempuan.

Menurut Ketua Kaukus Politik Indonesia KBB, Eka Maryati, para perempuan terpilih tersebut secara khusus harus mewakili suara perempuan di legislatif. Para wakil rakyat tersebut, harus bisa mengkomodir dan merepresentatifkan kaum perempuan di dunika politik.

“Yang terpilih ini punya tugas khusus, sekarang harus mengawal suara dan kepentingan perempuan. Kebijakannya pun jelas untuk kemaslahatan kaum perempuan,” katanya kepada Bosscha.id, Senin (26/8/2019).

Bosscha.id

Menurut Eka, kans Anggota DPRD KBB perempuan terpilih tersebut untuk menduduki kursi pimpinan DPRD juga cukup besar. Apalagi, dua partai seperti PDIP dan Gerindra yang saat ini dipimpin oleh kader perempuan, kini pun terpilih menjadi Anggota DPRD KBB.

“Oleh karena itu, kami sangat berbangga apabila ada perempuan di pucuk pimpinan. Minimal mereka bisa mengawal suara perempuan pada saat mengambil keputusan,” kata Eka.

Baca Juga:   Pemkab Bandung Barat Terus Gali Surga Wisata Tersembunyi di Semua Daerah

Seperti diketahui, dari 50 anggota DPRD KBB saat ini, sebanyak 6 diantaranya perempuan. Mereka adalah Ida Widaningsih (PDIP), Pipih Supriati (Gerindra), Hely Narni (PKS), Nur Julaeha (PKS), Metti Melani (Nasdem), Novia Lisnawati (Nasdem),

Meski demikian, proporsi anggota DPRD KBB masih gagal mencapai affirmative action 30 persen suara Pileg.

“Ini kesempatan legislator perempuan terpilih untuk bisa menyelsaikan masalah seperti kekerasan terhadap perempuan dan kekersan anak,” ujar Eka.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password