Sejarah 24 Agustus: Pertama Kalinya TVRI Mengudara

Sejarah 24 Agustus: Pertama Kalinya TVRI Mengudara 18
Dunia Dalam Berita TVRI, Menjadi Media Berita Paling Ikonik, (Dok.Istimewa)

Bosscha.id-Hari ini 57 tahun yang lalu tepatnya 24 Agustus 1962, Televisi Republik Indonesia (TVRI) mengudara untuk pertama kalinya, sebagai satu-satunya stasiun TV di Indonesia. Siaran perdananya kala itu menayangkan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-17 dari Istana Negara, Jakarta. Siarannya ini masih berupa hitam putih.

TVRI kemudian meliput acara Asian Games yang diselenggarakan di Jakarta. Dahulu TVRI pernah menayangkan iklan dalam satu tayangan khusus dengan judul acara Mana Suka Siaran Niaga (sehari dua kali). Lalu sejak April 1981 hingga akhir 90-an TVRI tidak diperbolehkan lagi menayangkan iklan. Status TVRI sampai saat ini adalah Lembaga Penyiaran Publik dan sebagian biaya operasional TVRI masih ditanggung oleh negara.

Satu tahun sebelum mengudaranya TVRI, Pemerintah Indonesia saat itu berencana memasukkan media massa, khususnya televisi, dalam perencanaan penyelenggaraan Asian Games IV. Keberadaan televisi dianggap penting untuk menyiarkan pertandingan Asian Games 1962 yang berlangsung di Indonesia.

Dan akhirnya, terbitlah Surat Keputusan (SK) Menteri Penerangan No 20/SK/M/1961 tentang pembentukan Panitia Persiapan Televisi (P2T). SK tersebut diperkuat oleh arahan Soekarno untuk segera mempersiapkan proyek televisi dengan membangun studio di Senayan, membangun dua pemancar 100 watt dan 10 kw dengan tower 80 meter, dan mempersiapkan program terkait pertelevisian. Pada 17 Agustus 1962, TVRI mulai mengadakan siaran percobaan acara HUT Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.

Siaran percobaan ini menggunakan pemancar cadangan berkekuatan 100 watt. Saat Asian Games berlangsung, TVRI terus menyiarkan pertandingan berbagai cabang olahraga. Ketika Asian Games usai pada 4 September 1962, TVRI belum siap dengan program siaran, dan baru kembali mengudara pada 5 September 1962.

Baca Juga:   Sejarah 16 September : Petaka Ambruknya Stadion Teladan di Medan
Sejarah 24 Agustus: Pertama Kalinya TVRI Mengudara 19
TVRI Sejak 80-an Sampai 90-an Tidak Menayangkan Iklan, Bosscha.id

Materi siaran adalah film produksi PFN yang hanya memunculkan suara penyiar tanpa gambar. Durasi siaran 30 menit selama 5 kali seminggu, dari hari Senin hingga Jumat. Pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu, tak ada siaran. Lalu pada 12 November 1962, TVRI mulai menyiarkan program rutin setiap hari dari studio. Selanjutnya, pada 14 November 1962, siaran langsung piano tunggal Supardi.

Tahun demi tahun berlalu, pembangunan stasiun penyiaran daerah pun dirintis pada 1964, dimulai dengan TVRI Stasiun Yogyakarta, yang melakukan siaran percobaan. Percobaan teknik kedua adalah percobaan master control. Percobaan awal pun belum maksimal, sehingga gambar sering kabur dan suara tidak jernih.

Setelah di Yogyakarta, kemudian disusul dibangun Stasiun TVRI Medan, Surabaya, Makassar, Manado, Denpasar, dan Balikpapan. Pada 1974, TVRI menjadi salah satu bagian dari organisasi dan tata kerja Departemen Penerangan di bawah Direktorat Jenderal Radio, Televisi, dan Film.

Sejarah 24 Agustus: Pertama Kalinya TVRI Mengudara 20
Perubahan TVRI Melalui Logonya, (Dok.Istimewa)

Pada era reformasi, TVRI menjadi perusahaan jawatan di bawah Departemen Keuangan. Kemudian, melalui Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2002 TVRI berubah statusnya menjadi PT TVRI (Persero) di bawah Kementerian BUMN.

Sejarah 24 Agustus: Pertama Kalinya TVRI Mengudara 21
Makna Logo Baru TVRI, Sumber: 4bp.Blogspot

Sebagai alat komunikasi Pemerintah, tugas TVRI adalah menyampaikan informasi tentang kebijakan Pemerintah kepada rakyat dan pada waktu yang bersamaan menciptakan two-way traffic (lalu lintas dua jalur) dari rakyat untuk pemerintah selama tidak mendiskreditkan usaha-usaha Pemerintah.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password