Sejarah 14 Agustus : Hari Pramuka, Meleburnya Organisasi Kepanduan Menjadi Pramuka

Sejarah 14 Agustus : Hari Pramuka, Meleburnya Organisasi Kepanduan Menjadi Pramuka 19
Pramuka Sebagai Gerakan Pemuda Yang Memiliki Jiwa Berkarya, (Dok. akamaized.net)

Bosscha.id-14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka, hal ini diperingati berdasarkan pelantikan Mapinas (Majelis Pimpinan Nasioanal) dan meleburnya berbagai organisasi kepanduan menjadi Pramuka.

Pada kurun waktu antara tahun 1950-1960 banyak organisasi kepanduan tumbuh di Indonesia. 100 organisasi kepanduan yang terhimpun dalam tiga federasi organisasi, yaitu IPINDO, POPPINDO dan PKPI. Lalu pada tanggal 9 Maret 1961, Presiden Soekarno memberikan amanat pemimpin pandu di Istana Merdeka. 

Presiden Soekarno menyatakan pembubaran semua organisasi kepanduan di Indonesia dan kemudian meleburnya menjadi organisasi baru yang bernama Gerakan Pramuka. Dengan bantuan Perdana Menteri Ir Juanda, maka perjuangan menghasilkan Keppres No 238 Tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka yang pada tanggal 20 Mei 1961 ditandatangani oleh Pjs Presiden RI Ir Juanda karena pada saat itu Presiden Soekarno sedang berkunjung ke luar negeri.

Lalu pada tanggal 14 Agustus 1961 dilakukan pelantikan Mapinas (Majelis Pimpinan Nasioanal) kwarnas dan kwarnari di Istana Negara. Dilanjut dengan penganugrahan panji-panji kepramukaan dan defile pramuka, yang bertujuan untuk memperkenalkan pramuka kepada masyarakat, dan acara itu diikuti oleh sekitar 10.000 pramuka. Sejak itulah, pada tanggal 14 Agustus 1961 ditetapkan sebagai Hari Pramuka yang setiap tahun diperingati seluruh anggota Gerakan Pramuka se-Indonesia.

Sejarah 14 Agustus : Hari Pramuka, Meleburnya Organisasi Kepanduan Menjadi Pramuka 20
Meleburnya Berbagai Organisasi Kepanduan Melahirkan Pramuka, Bosscha.id

Mapinas saat itu diketuai oleh Ir. Soekarno, dengan Wakil Ketua I, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Wakil Ketua II Brigjen TNI Dr. A. Aziz Saleh. Sementara Kwarnas, diketuai oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Brigjen TNI Dr.A. Aziz Saleh sebagai Wakil Ketua merangkap Ketua Kwarnari.

Baca Juga:   Inilah 5 Efek Samping Menggunakan Gel Rambut Secara Berlebihan

Pramuka sendiri adalah singkatan dari Praja Muda Karana yang memiliki arti Jiwa Muda yang Suka Berkarya, merupakan sebuah kegiatan pendidikan non-formal untuk pengembangan skill dan pembentukan karakter. Sebelum singkatan ini ditetapkan, kata Pramuka sendiri asalnya diusulkan oleh Sultan Hamengkubuwono IX dari kata “Poromuko” yang berarti pasukan terdepan dalam perang.

Di Indonesia saat ini, gerakan pramuka biasanya menjadi kegiatan ekstrakulikuler pada tingkat sekolah SD, SMP dan SMA/SMK. Tingkatan pramuka di Indonesia dibedakan menjadi kategori Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega. Kegiatan pramuka menekankan anak pada pengembangan kemampuan lewat berbagai macam kegiatan menarik dan edukatif.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password