Waspada! Ratusan Hewan Kurban di Bandung Barat Tak Layak Disembelih

Waspada! Ratusan Hewan Kurban di Bandung Barat Tak Layak Disembelih 18
Petugas Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Bandung Barat memeriksa hewan kurban. (Dok: Disnakan KBB)

Bosscha.id– Ratusan hewan kurban di Kabupaten Bandung Barat ditemukan tak layak disembelih karena ditemukan penyakit dan belum cukup umur atau muda. Tim petugas kesehatan hewan kurban dari Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Bandung Barat menemukan penyakit mulai dari pink eye atau sakit mata juga dehidrasi.

“Ini berdasarkan hasil pemeriksaan sementtara ada 1 ekor sapi dan 4 ekor domba yang mengalami pink eye. Adapun, yang mengalami dehidrasi atau kurang minum hanya 2 ekor domba saja,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan pada Disnakan Kabupaten Bandung Barat, Wiwin Aprianti , Kamis (8/8/2019).

Menurut Wiwin, selain ditemukan penyakit, petugas Disnakan juga menemukan ratusan hewan kurban yang tak layak disembelih karena belum cukup umur. Bahkan, tercatat, untuk sapi mencapai 110 ekor dengan kategori belum cukup umur dan cacat 2 ekor.

“Untuk domba ada 308 ekor yang belum cukup umur serta 1 ekor domba yang cacat. Sehingga masyarakat diminta untuk tidak membeli hewan kurban yang tak layak (belum cukup umur) dan memperhatikan syarat membeli hewan kurban yang sehat,” terangnya.

Wiwin menjelaskan, bahwa kategori cukup umur ini bisa dilihat dari kondisi gigi hewan. Untuk sapi berumur di atas 2 tahun yang ditandai sudah tumbuhnya lebih dari sepasang gigi tetap. Sementara, domba dan kambing berumur di atas 1 tahun bisa diindikasikan dengan jumlah gigi susu hewan yang sudah tanggal.

Baca Juga:   Seorang Pemulung Tewas Tertimbun Sampah di TPA Sarimukti

Meski demikian, Wiwin memastikan, hewan yang tak layak sudah dipisahkan dan tidak diperbolehkan untuk dijual. Imbauan tersebut sudah disampaikan kepada setiap penjual sejak pemeriksaan hewan dimulai pada 4 Agustus lalu.

“Tim kami sekarang senang berkeliling melakukan pemantauan ke setiap lapak dengan membagi tim ke sejumlah wilayah, mulai dari selatan meliputi Gununghalu, Cililin, Cihampelas dan Batujajar. Untuk barat seperti Cipeundeuy dan Cikalongwetan. Untuk utara meliputi Lembang, Parongpong dan Cisarua, total lapak di seluruh Bandung Barat mencapai 340 titik,” katanya.

Wiwin menyebutkan, pada tahun ini ada 2.800 ekor sapi serta 8.000 ekor domba/kambing yang disiapkan untuk hewan kurban. Jumlah ini mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.

“Selain menurunkan petugas kesehatan, kami juga siapkan 10 ribu kalung untuk memberikan tanda bahwa hewan kurban ini sehat dan layak dikonsumsi masyarakat,” katanya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password