Facebook dan Twitter Tak Diundang di Hajatan Medsos yang Digelar Trump

Ilustrasi: fbtutorial.com

Bosscha.id– Facebook Inc mengatakan pihaknya tak diundang dalam pertemuan Gedung Putih dengan perusahaan media sosial yang akan berlangsung akhir pekan ini.

Juru bicara Gedung Putih Judd Deere, bulan lalu, mengatakan pertemuan ini akan “mempertemukan para pemimpin perusahaan digital untuk berbicara mengenai peluang dan tantangan ekosistem online saat ini”. Presiden Donald Trump juga direncanakan berbicara di acara tersebut, seperti dikutip CNBC Indonesia dari Reuters, Selasa (9/7/2019).

Gedung Putih telah berulang kami menolak mengumumkan siapa saja yang diundang dalam pertemuan tanggal 11 Juli itu. CNN melaporkan selain Facebook, Twitter juga tak diundang. Sebab muncul tensi yang  tinggi antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan dua platform sosial media tersebut.

Dalam banyak kesempatan, Trump mengatakan bahwa dia tidak akan terpilih tanpa Twitter dan Facebook. Namun belakangan para pendukung Trump di Partai Republik telah menyerang Facebook dan Twitter karena dianggap bias dan diam-diam lebih memberikan dukunga ke Partai Demokrat. Tetapi para pengkritik ini tidak pernah menawarkan bukti.

Baca Juga:   Pembantaian di Bar Meksiko Tewaskan 11 Orang

Pada Maret lalu, Trump berkicau di akun resmi twitternya. “Facebook, Google dan Twitter jangan disebut sebagai Media Korup tetapi Sayap Kiri Radikal [Partai] Demokrat. Tak perlu takut, kita akan menang, seperti yang kita lakukan sebelumnya!”

Ketiga perusahaan telah membantah bias politik. Twitter menolak mengatakan pada hari Senin apakah mereka diundang atau akan akan berpartisipasi. Google tidak segera menanggapi permintaan komentar tentang apakah sudah diundang.

Source: CNBC Indonesia

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password