Demokrat KBB Tegas Tolak KLB

Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat periode 2018-2023 Aa Umbara Sutisna dan Hengky Kurniawan mendapatkan dukungan langsung dari dari Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang datang ke Kabupaten Bandung Barat (KBB), beberapa waktu lalu. Foto (Warta Demokrat)

Bosscha.id– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat memastikan tetap solid di bawah kepemipinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dengan demikian, Demokrat KBB tidak ada alasan untuk menerima apalagi menggelar Kongres Luar Biasa (KLB).

“Bersama kader, kami sangat tegas menolak KLB ini,” tegas Ketua DPC Demkorat KBB, Iwan Setiawan, Jumat (15/6/2019).

Kendati desakan KLB didengungkan Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD), namun Iwan memastikan bersama kader Demokrat di KBB tetap solid dan tidak mau terbawa ke arus politk tersebut.

“Yang pasti, kami tetap fatsun dan setia kepada Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono,” kata Iwan.

Bosscha.id

Sebelumnya, senior Partai Demokrat yang tergabung dalam Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD) mengkritisi kondisi internal Demokrat dan mendorong DPP Partai Demokrat menggelar Kongres Luar Biasa paling lambat pada 9 September 2019.

Politisi senior Demokrat yang tergabung dalam gerakan ini, antara lain Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Max Sopacua, pendiri Demokrat Ahmad Mubarok, dan tokoh senior lain seperti Ahmad Jaya dan Ishak.

Salah satu yang dikritisinya adalah hasil Pemilu Legislatif 2019, Demokrat memperoleh suara 7,7 persen, meskipun lolos ambang batas parlemen namun perolehan tersebut menempatkan Demokrat di posisi urutan terendah sejak Partai Demokrat menjadi peserta Pemilu 2004.

Baca Juga:   Libur Panjang, Bupati Aa Umbara Wanti-wanti Pengelola Objek Wisata Bahaya Covid-19

Terkait kondisi ini, GMPPD menilai diperlukan adanya introspeksi dan evaluasi menyeluruh untuk kemudian bersama seluruh potensi dan kader untuk membangkitkan semangat dan langkah bersama mengembalikan maruah dan kejayaan Partai Demokrat.         

“(Demokrat) Meraih posisi urutan terendah sejak Partai Demokrat menjadi peserta Pemilu 2004. Pada 2004, PD menempati urutan kelima dan pada 2019 PD menempati urutan ke-7 dari partai politik,” kata Max.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password