Rotasi Perdana ala Bupati Aa Umbara, 5 Pejabat Promosi, Siapa Saja Mereka?

Bosscha.id- Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna melantik 5 pejabat administrator untuk pertama kalinya di lingkungan Pemkab Bandung Barat berlangsung pada Jumat pagi (17/5/2019) dengan mengambil tempat di Aula Masjid Agung Ash-Shiddiq.

Selain sebagai bentuk regenerasi, pelantikan juga diharapkan para pejabat bisa mengimplementasikan jargon AKUR (Aspiratif, Kreatif, Unggul dan Religi).

“Karena ada yang memasuki masa pensiun. Pelantikan dilakukan secara bertahap dan bisa dua minggu sekali. Nah,sekarang cuma 5 orang dulu. Tapi yang terpenting mereka bisa lumpat dalam bekerja,” kata Umbara.

Pelantikan bagi pejabat di lingkungan Pemkab Bandung Barat mengacu pada surat yang dikeluarkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung Barat, dengan nomor surat 005/574/BKPSDM per tanggal 16 Mei 2019 yang bersifat penting sudah disebar kepada pihak-pihak yang akan dilantik.

Adapun kelima pejabat eselon yang masing-masing dilantik yaitu Anni Roslianti menjadi Kepala Bagian Pengadaan pada Sekretariat Daerah, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Sanitasi dan Air Minum Dinas PUPR.

Lalu, Bambang Eko Setyo Wahjudi dilantik sebagai Sekretaris Inspektorat Daerah dari jabatan sebelumnya sebagai P2UPD Madya, Inspektorat.

Agnes Virganty dilantik sebagai Kepala Bidang Pengembangan Karir di BPKSDM dari jabatan sebelumnya sebagai Kepala Sub Bagian Otonomi Daerah di Sekertariat Daerah.

Dini Setiawati dilantik sebagai Kepala Bidang Perencanaan dan Mutasi Pegawai di BPKSDM dari jabatan sebelumnya Kepala Sub Bagian Evaluasi dan Pelaproran di Sekertariat Daerah.

Baca Juga:   Digelar di Tengah Pandemi Covid-19, Tes SKB CPNS di Bandung Barat Berjalan Sukses

Kemudian, Rega Wiguna dilantik sebagai Kepala Bidang Pajak II di BPKD dari jabatan sebelumnya Kepala Subbidang Data dan Analisis Pajak Bumi dan Bangunan dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan.

Aa Umbara juga menekankan terhadap lima orang pejabat promosi agar bekerja sungguh-sungguh. Apalagi, ASN yang telah dilantik sudah melaksanakan kinerja sesuai dengan fakta integritas yang disepakat.

Aa Umbara Sutisna, Bupati KBB

“Jika tidak tentu ada konsekuensinya karena akan dilakukan evaluasi 2 hingga 4 bulan untuk kinerjanya,” kata Umbara.

Selain itu, Umbara juga meminta, Tim Penilai Kinerja (TPK) Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pengganti Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) untuk kembali menganalisa para pegawai dengan menggelar assessment tahap dua.

“Besok (Sabtu/18/5) akan ada assessment berapa ratus orang lagi diharapkan bisa berjalan lancar dan dilaksanakan secara normatif sesuai dengan apa adanya,” ungkapnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password