KBB Rawan Bencana, Arsip Penting Mulai Digitalisasi

Bosscha.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat pada tahun ini akan mulai melakukan digitalisasi dokumen-dokumen penting di sejumlah lembaga pendidikan. Digitalisasi dokumen tersebut untuk mengantisipasi musnahnya arsip pendidikan dari potensi bencana alam ataupun kejadian tak terduga lainnya.

Kepala Bidang Kearsipan pada DKP KBB Tatang Sudrajat mengungkapkan, pada tahun ini Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bandung Barat menyiapkan alat pemindai (scanner) untuk melakukan digitalisasi dokumen-dokumen penting tersebut.

“Ini untuk menyelamatkan arsip-arsip penting di sekolah-sekolah. Sehingga jika sewaktu-waktu ada arsip yang musnah karena bencana alam ataupun hilang, orang yang kehilangan arsip tersebut tinggal datang ke sekolahnya ataupun ke Dinas Pendidikan untuk mendapatkan kembali arsip yang hilang. Sebab, data digital yang tersimpan nantinya bisa dicetak ulang,” katanya, Selasa (14/5/2019).

Tatang mengungkapkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan sekolah-sekolah melalui Dinas Pendidikan untuk mendigitalkan arsip-arsip penting, seperti ijazah.

“Selanjutnya, data digital akan diserahkan kepada sekolah masing-masing serta Dinas Pendidikan,” katanya.

Digitalisasi arsip di lembaga-lembaga pendidikan ini penting lantaran sangat dibutuhkan oleh pemiliknya jika sewaktu-waktu arsip tersebut hilang. Dengan terekamnya arsip digital, arsip dalam bentuk fisik akan lebih cepat didapat.

Menurut Tatang, tahun ini pihaknya mengajukan pengadaan 2 alat pemindai, masing-masing harganya lebih dari Rp 100 juta. Meski demikian, kata dia, baru 1 unit yang bisa direalisasikan.

“Pengadaan scanner untuk mendigitalkan arsip pendidikan ini merupakan upaya kami untuk melindungi arsip penting bagi masyarakat. Untuk itu, kami juga terus berupaya menumbuhkan kesadaran arsip kepada masyarakat dengan menggelar bintek melalui aparat desa,” tuturnya.

KBB Rawan Bencana, Arsip Penting Mulai Digitalisasi
Bosscha.id

Tatang menambahkan, selain digitalisasi arsip pendidikan, tahun ini pihaknya akan mengakuisisi arsip-arsip penting di 4 SKPD, yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Satpol PP, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Baca Juga:   Dampak Covid-19, RPJMD KBB 2018-2023 Direvisi

“Akuisisi untuk arsip-arsip di sejumlah SKPD lainnya akan dilakukan secara bertahap hingga beberapa tahun ke depan,” katanya.

Seperti diketahui, untuk mengoptimalkan pelayanan kearsipan, saat ini tengah dibangun depo arsip di Kompleks Pemkab Bandung Barat. Dari target 4 lantai, saat ini pembangunan depo arsip baru selesai 1 lantai. Targetnya, depo arsip sudah selesai dibangun pada 2021.

“Tahun ini akan dibangun lantai 2 dengan anggaran Rp 1,6 miliar. Tahun depan, kami targetkan pembangunan untuk dua lantai sisanya, tetapi selambat-lambatnya tahun 2021 bisa selesai semuanya,” kata Tatang.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password