Aa Umbara: Jangan Biarkan Pejabat di Bandung Barat Terkotak-kotak

Bosscha.id – Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN)  di lingkungan Pemkab Bandung Barat fokus dalam bekerja. Sebab, menjelang rotasi, mutasi dan promosi, disinyalir banyak ASN di KBB yang terkotak-kotak. 

“Berdasarkan pengamatan saya langsung di lapangan, dan bukan dari informasi orang lain. Menjelang rotasi mutasi ini, saya mensinyalir adanya ASN yang terkotak-kotak,” kata Umbara usai menghadiri acara Pemberian Santunan bagi Santri, Fakir Miskin dan Yatim Piatu yang juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum di Masjid Agung Ash-Shiddiq, Rabu (8/5/2019).

Menurut Umbara, selain dikhawatirkan akan menimbulkan perpecahan dan jauh dari kekompakan dalam menjalankan setiap program. Jika ASN masih terkotak-kotak dan belum kompak, maka hasil rotasi dan mutasi juga tidak akan baik dalam menjalankan program AKUR (Aspiratif, Kreatif, Unggul dan Religi) dengan jargon “Bandung Barat Lumpat”.

“Padahal, kita ingin dengan adanya agenda rotasi ini bisa memberikan pelayanan optimal,” ucapnya.

Aa Umbara: Jangan Biarkan Pejabat di Bandung Barat Terkotak-kotak
Bosscha.id

Dengan demikian Uambara pun meminta Tim Penilai Kinerja (TPK) ASN sebagai pengganti Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), agar lebih teliti dan jeli melihat pegawai dalam proses rotasi dan mutasi tersebut.

“Kita kan ingin lumpat dalam menjalankan program di tahun ini. Kalau ASN-nya belum kompak nanti programnya malah tidak jalan. Jangan sampai juga ketika sudah dilantik malah diam saja. Makanya saya minta, tim penilai kerja yang dipimpin pak sekda ini harus lebih teliti dalam menempatkan orang pada proses rotasi mutasi ini,” tegasnya.

Baca Juga:   Pemkab Bandung Barat: Refocusing Program Dukung Percepatan Penanganan Covid-19

Umbara juga memastikan agenda rotasi dan mutasi akan digelar pekan depan (minggu kedua bulan Ramadan). Termasuk agenda minggu depan akan adanya penetapan jabatan definitif yang diisi Plt di tingkat eselon II (kepala dinas/badan)

” Ya, minggu depan mulai dilakukan rotasi dan mutasi secara bertahap,” ucapnya.

Meski demikian, Umbara mengaku tak mau terburu-buru lantaran tak ingin ada perombakan ulang di tengah jalan lantaran tidak tepat menempatkan orang. 

“Proses rotasi mutasi ini akan selesai hingga tahun depan lantaran prosesnnya bertahap. Yang pasti saya tidak mau ketika sudah dirotasi tiba-tiba di pertengahan harus dirombak lagi karena kinerjanya malah kurang baik,” ungkapnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password