Sejarah dan Misteri Tenggelamnya Kapal Titanic

Sejarah dan Misteri Tenggelamnya Kapal Titanic
Bosscha: Ilustrasi Tenggelamnya Titanic

Bosscha.id – Siapa yang tidak kenal film Titanic?, film fiksi yang diangkat dari peristiwa bencana karamnya kapal pesiar Titanic yang merenggut 1500 nyawa manusia dan mengubah nasib keluarga yang tak terhitung banyaknya. 

Kapal pesiar mewah raksasa bertenaga uap sepanjang 269 meter yang dibuat Inggris ini,adalah kapal terbesar ketika itu. Kapal Titanic ini terkenal dengan konstruksi bajanya yang kokoh, karena itu diklaim sebagai kapal yang tidak bisa tenggelam.

Hingga akhirnya tenggelam setelah badan kapal terpotong 2 dari tengah. Perisitiwa yang terjadi pada 14 April 1912 silam itu, Kapal Titanic menabrak sebuah gunung es besar di Grand Banks, Newfoundland. Karena sekoci penolong jumlahnya tidak mencukupi, maka hanya sekitar 700 orang yang tertolong di antara 1311 penumpang dan 897 awak kapal yang berada di atas Titanic tersebut.

Adegan Ikonik dalam Film Titanic
Adegan Ikonik dalam Film Titanic, Sumber Foto: Net

Berbagai kisah misteri dan spekulasi tentang penyebab karamnya kapal ini terus dibicarakan orang hingga sekarang.

Kapal Titanic

RMS Titanic (juga SS Titanic) merupakan yang kedua dari tiga kapal penumpang super yang bertujuan untuk mengawali perniagaan perjalanan trans-Atlantik.  Pembuatan Titanic dimulai pada 31 Maret 1909 sampai dengan 31 Mei 1911. Dimiliki oleh White Star Line dan dibuat di galangan kapal Harland and Wolff, Titanic merupakan kapal uap penumpang terbesar di dunia pada masa peluncurannya.

Pada saat pelayaran pertamanya, Titanic menabrak gunung es pada pukul 23:40 (waktu kapal), Minggu, 14 April 1912, dan tenggelam sekitar dua jam empat puluh menit kemudian pada pukul 2:20 pagi hari Senin.

Foto Titanic Sebelum Berlayar Perdana
Bosscha: Foto Titanic Sebelum Berlayar Perdana, Sumber Foto: Net

Titanic dilengkapi dengan teknologi paling maju pada masa itu dan orang awam percaya bahwa ia “tidak mungkin tenggelam”. Ia amat mengejutkan bagi orang banyak bahwa walaupun dengan teknologi modern dan awak kapal yang berpengalaman, Titanic masih tenggelam dengan jumlah kematian yang tinggi

Kegairahan media massa mengenai korban terkenal Titanic, legenda mengenai apa yang terjadi di atas kapal, mengakibatkan undang-undang laut diganti, dan penemuan kapal yang pecah pada tahun 1985 oleh pasukan yang diketuai oleh Jean-Louis Michel dan Robert Ballard menjadikan Titanic terkenal pada tahun berikutnya.

Kapal Titanic merupakan kapal penumpang milik White Star Line, dibangun di galangan kapal Harland and Wolff di Belfast, Irlandia Utara, didisain untuk menyaingi Lusitania dan Mauretania milik Cunard Line.

Titanic, bersama kapal saudara kembarnya Olympic, Olympic dan yang akan dibuat Britannic (pada awalnya dinamakan Gigantic, bertujuan menjadi kapal paling mewah dan terbesar yang pernah dibuat. 

Titanic dianggap sebagai puncak arsitektur laut dan pencapaian teknologi. Ia dianggap oleh majalah Ship Builders sebagai kapal yang “hampir tidak mungkin tenggelam.” Titanic terbagi atas 16 ruang kedap air dengan pintu yang beri pengunci elektrik dan akan menutup hanya dengan menekan satu tombol dari dek kapal; walaupun, sekat kapal tidak menghalangi keseluruhan ketinggian geladak (hanya sampai Dek-E).

Titanic mampu terapung dengan baik walau dua ruang tengah dipenuhi air atau empat bagian pertama dipenuhi air, apabila lebih dari itu maka ia akan tenggelam.

Pelayaran Pertama Dengan Orang-Orang Ternama

Titanic mempunyai tiga bagian kelas penumpang yang dipisahkan. Kelas ketiga juga dikenal sebagai geladak, terdiri dari kabin kecil di dek bawah, diisi oleh kebanyakan pendatang dari inggris yang mengharapkan penghidupan lebih baik di Amerika.

Kabin dan ruang kelas kedua, terletak di bagian belakang, memiliki fasilitas yang sama dengan kelas satu di kapal lain. Kebanyakan penumpang kelas kedua pada mulanya menempati kelas satu di kapal yang lain tetapi, karena tidak tersedianya batu bara, maka dipindahkan ke Titanic. Kelas utama merupakan bagian kapal yang paling mewah.

Sebagian dari orang yang terkenal turut belayar sebagai penumpang kelas utama. Ini termasuk jutawan John Jacob Astor dan isterinya Madeleine Force Astor; pemilik kilang Benjamin Guggenheim; pemilik Macy, Isidor Straus dan isterinya Ida; jutawan Denver, Margaret “Molly” Brown; Sir Cosmo Duff-Gordon dan isterinya Lady Lucille Duff-Gordon; George Elkins Widener dan istrinya Eleanor; John Borland Thayer, isterinya Marian dan anak mereka yang berusia tujuh belas tahun, Jack; wartawan William Thomas Stead; Countess of Rothes; pembantu presiden Amerika Serikat Archibald Butt; pengarang dan tokoh masyarakat Helen Churchill Candee; pengarang Jacques Futrelle, dan isterinya May, dan rekan mereka, editor Broadway Henry dan Irene Harris; aktris film bisu Dorothy Gibson; dan yang lain.

Gunung Es Menenggelamkan Titanic

Pada akhirnya Titanic harus menyerah melawan kuasa alam, akibat bongkahan gunung es di Newfoundland, yang membelah Titanic menjadi dua. Pada Minggu malam 14 April 1912, gunung es terapung tersebut bergesekan dengan bagian lambung kanan kapal, dan merobek badan kapal di empat bagian pertama dan mematahkan paku baja di bagian bawah kapal yang tertutup permukaan air sepanjang sekitar 91 m (300 kaki). Bagian belakang kapal langsung tehempas kembali di permukaan air dan terangkat tegak lurus. Selepas beberapa saat, pada pukul 02:20 waktu setempat, semuanya tenggelam ke laut.

Ilustrasi Sebelum Titanic Terbelah Menjadi Dua
Ilustrasi Sebelum Titanic Terbelah Menjadi Dua, Sumber Foto: Net

Kedua bagian kapal tersebut tenggelam dengan cara berbeda. Bagian depan menancap kira-kira 609 m (2.000 kaki) di bawah permukaan dasar laut dan mendarat dengan agak perlahan. Sedangkan bagian belakang tenggelam dengan cepat ke dasar lautan; badan kapal terburai akibat terdapat udara yang terperangkap di dalam kapal.

Hampir dua jam setelah Titanic tenggelam, RMS Carpathia tiba di tempat kejadian dan mengambil perahu penyelamat pertama. Dalam beberapa jam kemudian, mereka yang masih hidup diselamatkan.

Seputar Misteri Tenggelamnya Kapal Titanic

Paku Sumbat Baja, dianggap membawa malapetaka

Seperti ditulis International Herald Tribune, Rabu pekan lalu, ada beberapa hal yang patut didengar publik. Pertama, soal temuan tim ilmuwan yang melakukan penyelidikan di dasar laut tempat Titanic terkubur. Kedua, menyangkut ditemukannya arsip di gudang pembuat kapal tersebut. Dua fakta baru itu, bagi para sejarawan, menyudahi teka-teki penyebab tenggelamnya Titanic. Para ilmuwan menemukan fakta, ternyata pembuat kapal, Harland & Wolff di Belfast, Irlandia, berjuang selama bertahun-tahun untuk mendapatkan pemasok keling dan ahli keling yang cukup memadai.

Para ilmuwan menyatakan, masalah muncul ketika rencana kolosal memaksa Harland & Wolff  sebagai pembuat kapal dari Belfast, Irlandia. Kesulitan memperoleh pemasok paku sumbat besi dan hanya mendapatkan tempat menempa atau pandai besi yang kecil. Hal itu tampak dari terbukanya naskah yang ada pada perusahaan dan Pemerintah Inggris. Pandai besi yang kecil memiliki kecenderungan kurang ahli dan kurang berpengalaman dalam tugas-tugas besar.

Infografis Misteri Tenggelamnya Kapal Titanic
Bosscha: Infografis Misteri Tenggelamnya Kapal Titanic

Para ilmuwan menemukan, Harland & Wolff juga menggunakan paku sumbat baja, tapi hanya pada lambung tengah Titanic. Hal itu dipilih karena diduga tekanan di daerah tersebut lebih besar. Paku sumbat besi dipakai untuk bagian buritan dan haluan kapal. Ternyata haluan kapal mengalami nasib buruk. Kajian terhadap rongsokan kapal memperlihatkan, ada lima robekan pada pelat haluan kapal. Para ilmuwan berpendapat, paku sumbat yang lebih baik kemungkinan akan menjaga Titanic tetap terapung cukup lama sampai tim penyelamat datang, sebelum air es masuk. Dengan demikian, ratusan penumpang kemungkinan masih bisa diselamatkan.

Misteri Kapten Kapal Titanic

Para penyelidik tidak pernah dapat menemukan sebab-sebabnya, mengapa Kapten Smith, yang memegang komando atas kapal itu, bertindak demikian aneh.  Smith merupakan seorang pelaut yang hebat, sangat berpengalaman dalam perjalanan pelayaran mengarungi samudera, dan dia mengenal jalan-laut dari London ke New York seperti telapak tangannya sendiri.

Dan yang lebih mengherankan lagi adalah adanya kenyataan, bahwa para penyelidik telah dapat mengumpulkan keterangan dari para penumpang, yang tidak menjadi korban bencana, bahwa Kapten Smith tidak memberitahukan cara menyelamatkan diri sampai pada saat yang terakhir. Segala sesuatunya menunjukkan, bahwa Kapten Smith telah kehilangan kesadarannya. 

Kutukan  Mumi Dalam Kapal

Pada waktu terjadinya bencana itu, “Titanic” mengangkut 2.200 orang penumpang, 40 ton kentang, 1.200 botol aer-belanda, 7.000 karung kopi, 3.500 butir telor, dan lain-lainnya dan sebuah mumi Mesir. Mumi itu adalah milik seorang pengumpul Inggris, Lord Canterville, yang menyuruh mengangkutnya dari London ke New York, di mana sedang diadakan pameran benda-benda Mesir kuno.

Ilustrasi, Kutukan  Mumi Dalam Kapal
Ilustrasi Mummy, Sumber Foto: Net

Dalam “Magic Egypt” (= Mesir yang gaib), London tahun 1961, John Newbargton menulis sebagai berikut: “Mummi itulah, yang menyebabkan kegilaan Kapten Smith. Mumi itu pasti diperlengkapi dengan sistim perlindungan berdasarkan pemancaran radioaktif, yang juga telah merusak semua alat pelayaran dari kapal ‘Titanic’ “.

Misteri Mayat Bayi

Beberapa hari setelah Titanic tenggelam tubuh bayi laki-laki ditemukan di Atlantik Utara. Setelah si anak tidak bisa diidentifikasi dan dia dikuburkan di Nova Scotia dengan batu nisan dengan tulisan membaca ‘Unknown Child’. Pada tahun 2001 peneliti di University di Ontario Lakeland diberikan izin untuk menggali kuburnya. Fakta unik yang terjadi adalah kerangka bayi tersebut masih utuh.

Tes awal menyimpulkan bahwa tubuh anak tersebut adalah Eino Panula. Namun pada tahun 2007 ini terbukti tidak benar. Tes DNA lebih lanjut dilakukan pada gigi dari tubuh dan jika dibandingkan dengan DNA dari Goodwin relatif terbukti sebagai perbandingan yang tak terbantahkan. Hal ini menegaskan bahwa “anak yang tidak diketahui” adalah Sidney Goodwin. Sidney adalah anak bungsu dari enam anak yang lahir dari keluarga Fred dan Augusta Goodwin dari Fulham, Inggris dan bermigrasi ke Niagara Falls New York.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password