Hari Buku Dunia, Indonesia Kapan Jadi Ibukota nya ?

Hari Buku Dunia, Indonesia Kapan Jadi Ibukota nya ?

Bosscha.id – Setiap tanggal 23 April diperingati sebagai hari buku dunia. Perayaan Hari Buku Sedunia ini awalnya merupakan Peringatan La Diada de Sant Jordi  dimana awalnya para pria yang memberikan bunga mawar kepada kekasihnya, dan dibalas dengan buku.

Peringatan La Diada de Sant Jordi pertama kali diselenggarakan pada abad ke-15 di Catalunya, Spanyol.  Perayaan tersebut diadakan untuk memperingati hari kematian Saint George, Santo pelindung dari Catalunya. Pada masa itu lebih dari 400.000 buku telah terjual dan ditukarkan dengan bunga mawar sebanyak 4 juta.

Hari Buku Dunia: Festival Buku

Ide mengadakan festival buku pada waktu yang bersamaan dengan tradisi La Diada de Sant Jordi (yang berarti Hari Saint George) –atau yang kini dikenal juga sebagai El Dia de la Rosa (Hari Mawar) maupun El Dia del Llibre (Hari Buku), berasal dari Vicente Clavel Andrés, penulis asal Valencia, untuk menghormati mendiang Miguel de Cervantes Saavedra yang meninggal pada tanggal dan bulan yang sama seperti Saint George, yakni 23 April dengan tahun yang berbeda. Beda waktu kematian Cervantes dan kematian Saint George adalah tepat 1.313 tahun.

23 April Hari Buku Dunia
Bosscha: 23 April, Hari Buku Dunia

Pada tahun 1995 UNESCO menyelenggarakan Konferensi Umum di Paris yang menetapkan bahwa tanggal 23 April sebagai peringatan World Book Day berdasarkan perayaan La Diada de Sant Jordi di Catalunya. Pada tanggal 23 April beberapa pengarang terkenal seperti Shakespeare, Cervantes, Inca Garcilaso de la Vega, dan Josep Pla meninggal dunia. Selain meninggalnya beberapa pengarang terkenal, pada tanggal tersebut juga merupakan tanggal kelahiran beberapa pengarang seperti Maurice Druon, Vladimir Nabokov, Manuel Meija Vallejo, dan Halldor Laxness.

Baca Juga:   Trump, Macron, dan Erdogan Bertengkar di KTT NATO

Sejak 2001, UNESCO bersama organisasi-organisasi internasional lainnya yang mewakili tiga sektor industri perbukuaan –penerbit, penjual buku dan perpustakaan, secara khusus memilih suatu kota sebagai Ibu Kota Buku Dunia. Kota yang terpilih tersebut akan menyandang predikat Ibu Kota Buku Dunia selama setahun, dimulai pada tanggal 23 April tahun tersebut hingga 22 April tahun berikutnya. 

Hari Buku Dunia: Kota Terpilih

Adapun kota-kota yang pernah terpilih sebagai Ibu Kota Buku Dunia lainnya adalah Madrid (2001), Alexandria (2002), New Delhi (2003), Antwerp (2004), Montreal (2005), Turin (2006), Bogota (2007), Amsterdam (2008), Beirut (2009), Ljubljana (2010), Buenos Aires (2011), Yerevan (2012), Bangkok (2013), Port Harcourt (2014), Incheon (2015) Wroclaw (2016), Conakry (2017), Sharjah (2018), dan Athens (2019).

Kuala Lumpur terpilih sebagai Ibukota Buku Dunia oleh UNESCO
Bosscha: Kuala Lumpur terpilih sebagai Ibukota Buku Dunia oleh UNESCO, Sumber Foto: Net

Pada Tahun 2020 mandating, Kuala Lumpur terpilih sebagai Ibu Kota Buku Dunia oleh UNESCO, dengan tagline “KL Baca Menyantuni Masyarakat Melalui Pembacaan” Ibukota Malaysia dipilih sebagai Ibukota Buku Dunia karena fokus terhadap pendidikan dan pembangunan masyarakat berasaskan pengetahuan dan pembacaan yang terakses secara luas oleh warganya.

Jadi Indonesia kapan nih jadi Ibukota Buku Dunia ?

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password