Penting, Begini 5 Cara Menghadapi Efek Tumbang Dalam Pemilu

Penting, Begini 5 Cara Menghadapi Efek Tumbang Dalam Pemilu 18
bosscha: 5 Cara Menghadapi Efek Usai Tumbang Pemilu

Bosscha.id – Meskipun kalimat seperti “kalah menang adalah hal yang biasa” sering diucapkan, keinginan untuk menang atau mendominasi permainan adalah dorongan yang natural dari setiap manusia. Termasuk dalam pemilihan umum, selalu ada yang menang dan yang kalah. Mereka yang bisa menerima kekalahan akan mengakui, tetap bersemangat dan terus dapat melangkah maju. Tetapi ada juga yang tidak bisa keluar dari situasi emosi kekalahan. Emosi dan kepahitan akan dibiarkan untuk menemani emosinya untuk jangka waktu yang sangat lama.

Setiap orang memiliki motifnya masing-masing dan kemenangan tidak jarang menjadi indikator keberhasilan dari Pemilu. Kekalahan di sisi lain, tentu menjadi pukulan berat bagi setiap calon yang kalah. Format Setiap pertandingan baik itu politik maupun olahraga hampir sama dimana ada yang kalah dan yang menang.

Berkaca dari olahraga, Peneliti dan praktisi di bidang psikologi telah berkontribusi dalam membantu atlet-atlet olahraga dalam menghadapi kekalahan. Dalam ranah psikologi olahraga (Psychology of Sports), performa pemain dapat terus menurun bila pemain tidak dapat mengatasi kekalahan dengan baik.

Jadi, Lakukan 5 Langkah Ini Jika Kalah Bertanding agar kondisi fisik dan mental tetap sehat.

infografis Begini 5 Cara Menghadapi Efek Tumbang Dalam Pemilu
Bosscha: 5 Cara Menghadapi Efek Usai Tumbang dalam Pemilu

Mengontrol Respon Biologis (Managing Biological Response)

Ketika kalah dalam suatu pertandingan, keadaan biologis kita adalah hal yang pertama kali berubah. Tiap orang memiliki respon biologis yang berbeda-beda. Bisa jadi adrenalin kamu meningkat atau malah menurun. kamu harus menurunkan ketegangan dengan menarik nafas dalam-dalam, mengelap keringat dan/atau memejamkan mata sesaat. Penting bagi kita untuk mengenali respon biologis yang kamu alami ketika kalah dan menemukan cara untuk menstabilkannya. Support dari orang-orang terdekat kita juga menjadi kunci kestabilan perasaan. 

Lepaskan, Hempaskan (Release)

Kekalahan menyebabkan kekecewaan. Terutama dalam sebuah turnamen, kekalahan bahkan dapat menyebabkan rasa malu atau perasaan tidak berdaya. Perasaan dan emosi saat kita sedang mengalami kekalahan sebaiknya dilepaskan dengan cara yang positif.

Beberapa peneliti psikologi menyarankan untuk menciptakan jeda sejenak setelah beres pertandingan. Bila kita ingin menangis atau marah maka sebaiknya dilakukan di tempat yang tepat. Kita juga dapat mengobrol dan mengungkapkan pengalaman dan kondisi diri kita pada orang-orang terdekat. Segala sensasi negatif yang kamu rasakan sebaiknya tidak dipendam agar performa kita  selanjutnya menjadi tidak memburuk.

Baca Juga:   5 Trik Bakar Kalori Hanya Dengan Berjalan Kaki

Menanggulangi Stres (Coping Stress)

Stres bisa datang kapanpun, dan parahnya lagi stres itu akan tampak ketika dalam kondisi kalah. Tiap orang seharusnya memiliki cara tersendiri untuk mengurangi stres (dampak negatif suatu kekalahan). Memancing, berolahraga, menonton film, menonton konser musik dan sebagainya.

Cobalah temukan lawan bicara, teman terdekat yang bisa membangun optimisme, yang menjadi teman bicara dan mengevaluasi kita.

Berpikir Rasional dan Fokus (Rethink & Refocus)

Kita dapat mengingat kembali betapa menyenangkannya dan perjuangannya serta tahapan prosesnya untuk bermain dalam pertandingan. Kita sebaiknya berpikir rasional bahwa tiap kekalahan akan membawa pelajaran dan pengalaman. Menyadari beberapa hal penting seperti apa yang memotivasi kita dapat membantu untuk fokus kembali dalam melangkah kedepannya.

Learn & Bounceback

Kembali fokus adalah kunci apakah kita sudah lebih siap untuk mengevaluasi kekalahan. Ini berarti kita harus mencermati apa yang menjadi penyebab kekalahan dan mencari solusi yang tepat. Perlu diperhatikan bahwa penyebab kekalahan seharusnya ditangani secara positif dan membangun. Mempelajari apa yang menjadi kelemahan kita dalam bermain dan bangkit dari kekalahan adalah bukti dari pemain yang kuat dan profesional.

Semoga dengan 5 tahapan diatas, tidak ada lagi cerita memalukan akibat kalah terutama dalam pesta demokrasi

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password