Menilik Asal Usul Mencelupkan Jari ke Tinta Saat Pemilu

Mencelupkan Jari ke Tinta Saat Pemilu

Bosscha.id– Salah satu jari kita berwarna ungu kebiruan itu menandakan bahwa kita sudah selesai berpartisipasi dalam pemilu, karena setiap orang bakal diminta untuk menyelupkan jari ke tinta yang telah disediakan. Dan sebentar lagi media sosial akan diramaikan dengan unggahan foto jari kelingking dengan tinta biru.

Asal Usul Mencelupkan Jari ke Tinta

Sejarah pemilu di dunia mencatat penggunaan tinta ini telah digunakan sejak lebih dari 60 tahun lalu. India adalah penggagas awal pemakaian tinta ini, yakni pada 1950. Saat Pemilu pertama India pada 1950 itu, komisi pemilihan India mengalami masalah besar yaitu pencurian identitas, karena tidak sedikit pemilih yang menggunakan hak suaranya lebih dari satu kali.

Prosedur celup jari ke tinta baru diadakan mulai pemilu 1999. Walau pemilu pertama Indonesia diadakan pada 1955. Tidak ada penjelasan yang konkret alasan metode ini diterapkan secara tiba-tiba setelah masa reformasi.

Lantas, apa sebenarnya fungsi mencelupkan jari ke tinta setelah menggunakan suaranya ?

Infografis Asal Usul Mencelupkan Jari ke Tinta Saat Pemilu
Bosscha: Infografis Asal Usul Mencelupkan Jari ke Tinta Saat Pemilu

Tanda Partisipasi dalam Pemilu

Setiap orang yang sudah menggunakan hak suara diminta untuk menandai salah satu kuku mereka. Kuku jari dipilih lantaran sulit dihilangkan dan tanda mudah dikenali saat memberikan kartu identitas. Orang yang sudah memiliki tanda tersebut tak lagi boleh memilih untuk kali kedua.

Baca Juga:   KPK Panggil Dua Saksi Terkait Kasus Garuda Indonesia

Karena Tinta Kuat Membekas Sampai 3 Hari

Sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 32 Tahun 2008 tentang Pedoman Pengadaan dan Spesifikasi Teknis Tinta Keperluan Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Tahun 2009, tertulis pada BAB II Pasal 5 ayat 3 bahwa, “Tinta harus memiliki daya tahan atau lekat selama tiga hari, dan memiliki daya tahan terhadap proses pencucian dengan keras baik menggunakan sabun, detergen, alkohol, maupun solvent lainnya”.

Trend Update Jari Selepas Nyoblos

jari sudah dicelup ke tinta
Sumber Foto: Net

Pada hari H foto yang mendominasi media sosial: jari kelingking berhias warna ungu sebagai bukti bahwa kita sudah menggunakan hak sebagai warga negara dalam pemilu. Trend ini terjadi disemua kalandan, başkan pejabat dan capres yang nyoblos akan menunjukan jarinya ke media.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password