Mus Mulyadi, Si “Buaya Keroncong” Meninggal Dunia

mus mulyadi meninggal dunia
Sumber Foto: Net

Mendengar kata keroncong, hanya segelintir nama terlintas salah satunya Maestro keroncong Mus Mulyadi yang meninggal dunia pada hari ini Kamis (11/4/2019) sekitar pukul 09.08 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta. Dia meninggal setelah berjuang melawan penyakit diabetes.

Mus Mulyadi yang dikenal sebagai rajanya musik keroncong (The King of Keroncong) dengan Suara dan cengkoknya sangat khas, Mus Mulyadi disamping kesibukannya bernyanyi, dia berjuang melawan Diabetes. Penyakit itu bahkan menyebabkan kedua matanya buta. Kedua matanya sama sekali tak bisa melihat sejak akhir 2009. Musibah itu merupakan komplikasi dari Diabetes yang diidapnya sejak 1984. Namun sama sekali tidak menyurutkan semangatnya untuk bernyanyi.

Kabar meninggalnya Mus Mulyadi diungkapkan oleh Erick Haryadi, anak kedua dari pernikahannya dengan Helen Sparingga melalui akun instagramnya.

“❤Selamat jalan Papa, papa udah ga sakit lagi… maaf in aku yang belum bisa membahagiakan papa❤ papa sudah bersama Bapa disurga. Amin,” tulis Erick Haryadi melalui akun @erick_mus, Kamis (11/4/2019).

Profil Mus Mulyadi
Bosscha: Profil Mus Mulyadi

Mus Mulyadi lahir di Surabaya, Jawa Timur, 14 Agustus 1945. adalah penyanyi keroncong Indonesia. Ia bahkan mendapat julukan sebagai si “Buaya Keroncong”. Beberapa lagunya yang menjadi hit antara lain, “Kota Solo”, “Dinda Bestari”, “Telomoyo”, dan “Jembatan Merah”.

Maestro keroncong yang meninggal di usia 73 tahun itu tetap semangat meski diabetes membutakan matanya, terbukti, sehari sebelum meninggal masih bernyanyi diluar kota, ungkap Helen Sparingga istrinya, Kamis (11/4/2019).

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password