Kisah Mistis Dibalik Nama Tebing Keraton

Kisah Mistis Dibalik Nama Tebing Keraton
Bosscha: Tebing Keraton Lembang, Ciburial, Cimenyan, Kabupaten Bandung Barat

Bosscha.id – SIAPA yang bisa menyangkal keindahan dari Tebing Keraton yang terletak di Lembang, Ciburial, Cimenyan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Sebagaimana namanya, tempat ini merupakan tebing yang sangat curam. Di bawahnya terhampar hutan pinus seperti permadani hijau. Di atas bebatuan yang agak menonjol itulah pengunjung biasanya mengambil foto, Karena sebab itu juga bukit ini dikenal dengan bukit Instagram.

Meski dikenal dengan nama Tebing Keraton, masyarakat setempat umumnya mengenal bukit dan tebing itu dengan nama Pasir (bukit) Jontor ada juga yang menyebutnya Cadas Jontor. Disebut jontor disebabkan postur batu yang menjorok ke depan, layaknya bibir yang jontor.

dibalik nama tebing keraton
Bosscha: Tebing Keraton
Lembang, Ciburial, Cimenyan, Kabupaten Bandung Barat

Karena keindahannya Tebing Keraton menarik minat banyak wisatawan semua usia dan hampir semua sepakat bahwa pemandangan dari atas membuat seakan kita sedang melayang. Indah luar biasa. Namun di balik keindahan nan elok itu, ada beberapa kisah berbalut mistik. Kisah-kisah yang beredar di masyarakat ini boleh saja dipercaya atau tidak. Kisah mistis ini berhubungan dengan adanya “Keraton Gaib” yang ada di tebing tersebut.

Kisah Dibalik Nama Tebing Keraton

Dilanasir travel.detik.com, Dede Insan salah seorang warga mengungkapkan, penamaan Tebing Keraton di dekatKBB tersebut, terkait dengan kejadian kesurupan yang menimpa orang yang datang ke situ. Beberapa kali ada orang yang kesurupan di tempat itu, dan melihat bahwa tempat yang didatanginya adalah keraton kerajaan. Dan pada kejadian lain, arwah penunggu tebing, melalui orang yang kesurupan, mengatakan bahwa nama bukit jontor mesti diganti dengan Bukit Keraton, karena tempat ini merupakan keratonnya makhluk halus.

Seorang ibu yang tidak mau disebut namanya, juga mengamini hal tersebut. Sambil menceritakan kisah lain yang cukup membuat bulu kuduk berdiri. Dia bercerita bahwa ibunya pernah bermimpi tentang keinginan penunggu bukit itu yang meminta sajen sebanyak satu manggar buah kawung.

Maksud dari satu manggar buah kawung itu berkaitan dengan jumlah nyawa manusia yang mesti dijadikan tumbal. Sambil bercerita dengan bergidik, ibu itu menyebutkan beberapa tempat di sekitar Tebing Keraton itu, seperti Curug Cikiih Kuda, dan Gadogan Kuda. Menurutnya tempat itu adalah tempat menambat kuda bagi keraton makhluk halus itu. 

Hal baik yang bisa diambil dari kisah-kisah mistik tersebut adalah terkait dengan keamanan tempat. Mesti berhati-hati dan menjaga lingkungan. Karena yang hidup di tempat itu bukan hanya manusia saja, tapi juga ada makhluk lainnya, sehingga mereka lebih memahami kondisi setempat dan warga pendatang harus menghormatinya.

bukit instagram dari atas
Bosscha: Tebing Keraton Menjadi Incaran Para Pemburu Spot Foto

Karena tidak bisa dipungkiri ketika Tebing Karaton menjadi ramai, maka pendatang mesti menghormati adat istiadat masyarakat setempat. Walaupun itu adalah tempat yang dibuka untuk umum, kiranya baiklah untuk menjaga lingkungan dan kebiasaan setempat.

Itulah sepenggal Kisah Mistis Dibalik Nama Tebing Keraton, ada yang sudah pernah kesana?

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password