Ini Alasan PKL di Jawa Barat Harus Berinovasi

Ini Alasan PKL di Jawa Barat Harus Berinovasi 18
Kondisi jajanan jalan di kawasan Sudirman Kota Bandung. Foto:Travelingyuk.com

Bosscha.id-Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) didorong terus melakukan terobosan dan inovasi. Hal itu untuk mendukung pemerintah dalam rangka pembangunan ekonomi di Jawa Barat.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat, M. Arifin Soedjayana dengan begitu keberadaan para PKL bisa lebih diterima oleh masyarakat, mitra swasta, dan Badan Usaha Milik Daerah-Negara (BUMD-BUMN).

“Kepengurusan APKLI harus memiliki program kerja yang jelas dan bisa berkolaborasi dengan pemerintah serta pihak-pihak lainnya. Sekarang kami akan coba dulu dari mindset. Apalagi selama ini PKL masih dianggap oleh masyarakat menganggu dan berjualan dimana saja,” kata Arifin kepada Wartawan usai pelantikan pengurus DPW APKLI Jabar periode 2018-2023 di Padalarang, Kabupatenm, Bandung Barat, Minggu (7/4/2019).

Arifin juga mengatakan, dalam hal revitalisasi pasar tradisional termasuk di dalamnya melakukan penataan PKL. Adapun kata dia, saat ini jangan sampai ada anggapan bahwa para PKL termarjinalkan.

“Di Jabar ini pasar tradisional cukup banyak. Bagaimana salah satu penataan untuk memanusiakan PKL. Jangan sampai PKL tidak ditata dan sembarangan berjualan di pinggir jalan atau trotoar. Jangan sampai ada anggapan PKL termarjinalkan. Semua sama, tapi bagaimana nanti PKL memposisikan,” ungkapnya.

Dengan dilantiknya 31 orang pengurus DPW APKLI Jabar periode 2018-2023 ini, ia berharap, ada inovasi dan terobosan baru agar dikepengurusan saat ini lebih sukses dan membawa PKL di Jabar juara lahir batin, sesuai visi Pemprov Jawa Barat.

Baca Juga:   Sebanyak 41 Jamaah Haji Jabar Meninggal Dunia di Tanah Suci

Ketua Umum DPP APKLI, Ali Mahsun mengungkapkan, kepengurusan APKLI harus memiliki komitmen untuk memajukan para PKL dan membuat usahanya maju serta berkembang. Apalagi, di era globalisasi ini kemajuan informasi dan teknologi tidak bisa ditolak.

“Karakter revolusi industri 4.0 adalah solusi. Jadi APKLI bersama PKL sebagai pengusaha harus menjadi solusi bagi rakyat. Harus unggul menghadapi persaingan global. Nantinya PKL harus memiliki lahan dan lapangan usaha milik sendiri atau bersertifikat yang diakui pemerintah,” ujar Ali.

Sementara itu, Ketua DPW APKLI Jabar, Ridwan Sudirmansyah menambahkan bahwa pengurus yang baru dilantik, diharapkan untuk sama-sama bahu-membahu merealisasikan berbagai program yang dikerja samakan dengan pemerintah.

“Kita tidak berdiri sendiri, tidak bisa lepas dari pemerintah dan harus berupaya memajukan program. Makanya harus selaras dengan Pemprov Jabar dalam hal kesamaan visi dan misi. Soliditas, bekerja sama dengan mitra kerja pemerintah. Dalam penanganan dan pembinaan PKL harus jadi juara,” kata Ridwan.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password