Lupakan Kota Bandung! Inilah 5 Fakta Menarik Bandung Barat

5 fakta menarik Bandung Barat
bosscha-5 Fakta Menarik KBB

Bosscha.id – BANYAK dari kita pasti sudah tidak asing lagi dengan objek wisata Lembang, atau Kota Baru Parahyangan. Tapi tak sedikit orang yang keliru, dan mengira kalau lokasi tersebut berada di kota Bandung. Padahal, lokasi tersebut itu berada di kawasan Kabupaten Bandung Barat (KBB), apalagi tentang fakta menarik Bandung Barat lainnya.
Kabupaten Bandung Barat berdiri sejak tahun 2007, setelah adanya pemekaran dari kabupaten Bandung.

Daerah dengan jumlah penduduk yang kurang lebih mencapai 1,7 juta jiwa ini dikelilingi oleh wilayah perbukitan di bagian utara dan selatan, yang kemudian menjadikan KBB menjadi daerah tujuan wisata.

Daerah yang terdiri dari 16 kecamatan dan 165 desa ini memiliki fakta-fakta unik, dan diantara banyaknya fakta unik tentang KBB. Untuk saat ini bosscha.id akan membagikan 5 fakta unik tentang Kabupaten Bandung Barat.

hari jadi KBB ada 2
Bosscha-Hari Jadi KBB ada 2

Hari Jadi KBB

Sampai dengan tahun 2012 atau 5 tahun sejak berdirinya, KBB memperingati hari jadinya setiap tanggal 2 Januari. Namun terhitung mulai tahun 2013, KBB memperingati hari jadinya pada tanggal 19 Juni. Hal ini terjadi kerena adanya kajian ulang mengenai hari jadi KBB. Kajian ulang itu dilaksanakan karena pada 2 Januari 2007, KBB memang sudah terbentuk, tapi untuk urusan administrasi surat menyurat pemerintahan masih ditanda tangani oleh Bupati Bandung, yang saat itu dijabat oleh Obar Sobarna.

Dan tepat pada tanggal 19 Juni 2007, urusan administrasi surat menyurat yang menyangkut pemerintahan sudah mulai ditanda tangani oleh Pjs Bupati KBB Tjatja Kuswara. Hal itu lah yang menguatkan argument bahwa hari jadi KBB jatuh pada tanggal 19 Juni 2007.

maroko cihampelas cililin
Bosscha-Ada Maroko di Bandung Barat

Kampung Marako dan Singapura

Di KBB ini terdapat penduduk Maroko dan Singapura, tapi hati-hati jangan terkecoh. Maroko dan Singapura di sini bukan nama Negara, melainkan nama Kampung. Ya, Kampung Maroko teletak di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Cihampelas.

Namun, belum diketahui sampai saat ini, dari mana asal mula penamaan kampung yang sama dengan Negara di Afrika Utara ini. Sedangkan kampung Singapura terletak di Desa Sumur Bandung, Kecamatan Cipatat. Sama seperti Maroko, sejarah penamaan kampung Singapura pun belum diketahui dari mana asal mulanya.

pertigaan beatrix lembang
bosscha-Apa Hubungan Antara Pertigaan Beatrix dengan Ratu Beatrix

Fakta Menarik Bandung Barat: Pertigaan Beatrix

Pertigaan Beatrix adalah persimpangan antara jalan raya Lembang dan jalan Kolonel Masturi. Jika anda akan menuju Lembang dari arah Bandung dan Cimahi atau sebaliknya, sudah dapat dipastikan anda akan melewati pertigaan ini. Ada pendapat nama Beatrix, mengacu kepada nama Ratu yang memerintah negeri Belanda pada tahun 1980 – 2013. Namun pendapat ini diragukan, karena Queen Beatrix memerintah Belanda jauh setelah Indonesia merdeka.

Dan pertigaan Beatrix sudah dikenal jauh sebelum Ratu tersebut menjabat. Tapi misteri nama ini sedikit menemukan titik terang, setelah pemerhati sejarah Lembang Heritage, Antonius Jansz menanyakan hal tersebut kepada Ayahnya Billy Jansz. Menurut Billy, pertigaan Beatrix mulai terkenal di masyarakat, karena dulu persis di pertigaan tersebut terdapat sebuah Villa yang bernama Beatrix.

Baca Juga:   Aa Umbara Buka Ruang Komunikasi Publik Lewat Website Pribadi
otto iskandar dinata
bosscha-Makam Otto Iskandar dinata ada di Lembang

Makam Otto Iskandardinata

Otto Iskandardinata atau Si Jalak Harupat, adalah Pahlawan Nasional Indonesia yang berasal dari Bojong Soang Kabupaten Bandung. Nama Otto Iskandardinata banyak diabadikan sebagai nama jalan di beberapa kota di Indonesia, bahkan wajahnya sempat diabadikan dalam uang pecahan 20 ribu rupiah. Makam Otto Iskandardinata berada di Jalan Raya Lembang, tepatnya di kampung Pasir Pahlawan.

Tapi makam tersebut bukan lah tempat jasad Otto Iskandardinata disemayamkan, melainkan itu hanya sebuah simbol. Karena sampai saat ini tidak diketahui dimana jasad Si Jalak Harupat itu berada.

Fakta menarik Bandung Barat: Perang tomat di lembang
bosscha-Bukan Cuma di Spanyol Ada Perang Tomat

Perang Tomat

Fakta menarik Bandung Barat yang terakhir adalah perang tomat. Bukan hanya Spanyol yang mempunyai budaya perang tomat, di Kabupaten Bandung Barat pun ada budaya ini. Tepatnya di Kampung Cikareumbi, Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, di sana juga selalu digelar acara perang tomat pada bulan Agustus atau Sepetember setiap tahunnya. Adanya acara ini bermula dari banyak tomat busuk yang berserakan di jalan. Hal ini disebabkan karena, pada waktu itu harga tomat sedang turun drastis, karena itu lah para petani tomat enggan menjual hasil panennya.


Dan akibatnya ribuan tomat banyak berserakan di jalanan. Dari peristiwa itu lah tercetus ide budaya perang tomat, yang sudah digelar sejak tahun 2010 lalu. Perang tomat adalah salah satu rangkaian acara ‘Hajat Lembur’, warga setempat berharap dengan adanya budaya ini, diharapkan bisa menjadi daya tarik wisata budaya di desa mereka khusunya dan di KBB pada umumnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat Sri Dustirwati mengatakan bahwa pemeliharaan adat, seni dan budaya seperti tradisi perang tomat ini akan terus dilaksanakan.

“Kita bersyukur masyarakat bisa melestarikan dan menghargai kearifan lokalnya. Bahkan bukan tidak mungkin perang buah tomat, ini akan selalu menjadi tontonan unik untuk wisatawan,” ujar Sri.

Sri juga mengatakan, jika memang hasil panen tomat melimpah, ke depan maka tomat bisa diolah menjadi berbagai olahan pangan agar memiliki nilai ekonomis untuk masyarakat.”Tomat yang tidak layak konsumsi dapat digunakan untuk kegiatan tradisi perang tomat. Namun untuk tomat yang memang bagus, itu bisa diolah dan diinovasikan,” ungkapnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password