Bencana Alam di Bandung Barat: Gempa, Longsor, Banjir dan Puting Beliung

Bencana Alam di Bandung Barat: Gempa, Longsor, Banjir dan Puting Beliung
Ilustrasi foto/ bnpb.go.id

Bosscha.id – Berdasarkan hasil kajian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kbupaten Bandung Barat seluruh kawasan di KBB, rawan bencana. Kondisi geografis KBB yang mayoritas terdapat gunung dan bukit menjadi salah satu rawan terjadinya bencana khsususnya longsor.

Termasuk, 3 kecamatan yang berada di jalur patahan sesar Lembang seperti Kecamatan Ngamprah, Padalarang Cisarua, Parongpong, dan Lembang rawan terjadi bencana gempa.

BPBD juga mencatat, pada periode 27 Februari 2019, tercatat ada 7 kecamatan dilanda bencana longsor, pergerakan tanah hingga banjir bandang. Adapun yang terbaru tepatnya pada Jumat (30/3/2019) malam, hujan deras disertai angin puting beliung melanda beberapa kampung di Kecamatan Cipongkor. Akibat peristiwa peristiwa tersebut, sejumlah rumah warga rusak, akses jalan tertutup oleh pohon-pohon yang tumbang.

“Berdasarkan inventarisasi data dari BPBD, puting beliung terjadi di empat kampung. Kebanyakan yang terkena dampak paling parah adalah rumah dan kebun” kata Kepala Pelaksana BPBD KBB, Duddy Prabowo
didampingi petugas lapangan Rudi Wibiksana, Sabtu (31/3/2019) .

Keempat kampung terdampak tersebut yakni Kampung Sasak RT 01/05, Kampung Curug RT 02/05, dan Kampung Nyalindung RT 03/05, Desa Mekarsari, serta Kampung Pamoyanan, Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor.

Rudi juga menyebutkan jumlah total kerusakan ada 20 rumah dengan rincian 1 rusak berat, 3 rusak sedang, dan 16 rusak ringan.

“Kami sudah mendata untuk kerusakan rumah bervariasi ada yang rusak ringan, sedang, hingga berat, sehingga pemiliknya terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabatnya,” katanya.

Baca Juga:   Simak! Ini Nama Calon Wakil Ketua DPRD KBB dari PDIP dan Gerindra

Sepanjang 2018 lalu, tercatat ada sebanyak 290 kejadian bencana di Bandung Barat. Terbanyak longsor 150 kejadian, kebakaran 57 kejadian, angin puting beliung 47 kejadian, pergerakan tanah 30 kejadian dan banjir bandang 6 kejadian.

Bantuan Beras

Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat menyiapkan 9 ton beras untuk penanganan bagi para korban bencana di tahun ini. Logistik pangan tersebut akan disalurkan bagi korban bencana yang sudah berada di tempat pengungsian.

“Namun sampai saat ini (akhir maret) stok bantuan beras tersebut belum terpakai. Biasanya disalurkan jika sudah berada di pengungsian atau korban sudah meninggalkan tempat tinggalnya,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat, Heri Partomo

Menurut Heri, selama ini pihaknya hanya menyiapkan bantuan beras. Sementara, bantuan logistik lainnya seperti selimut, makanan dan beberapa logistik lain akan dibantu dari pihak provinsi.

“Kita tinggal mengajukan saja jika memang membutuhkan bantuan logistik lainnya seperti selimut dan makanan. Nanti provinsi langsung mengirimkan karena bantuan logistik selalu siap,” terangnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password