Perjalanan IKEA dari Swedia Sampai ke Bandung Barat

Perjalanan IKEA dari Swedia Sampai ke Bandung Barat
Perjalanan IKEA dari Swedia Sampai ke Bandung Barat. Bosscha.id/Infografis

Bosscha.id – SEJATINYA segala sesuatu tidak langsung menjadi besar, dia pasti mulai dari kecil, tumbuh kembang dan matang. Begitupula yang terjadi dengan brand retail besar dari Swedia yang telah mengembangkan pasarnya di lebih dari 40 negara di dunia. Perjalanan IKEA

Cerita tentang IKEA tidak bisa dilepaskan dari foundernya Ingvar Kamprad yang lahir di Småland yang berarti pulau kecil di daerah selatan Swedia. Pada tahun 1926, Ingvard tumbuh besar di kawasan perkebunan di sebuah desa di daerah Agunnaryd, dan disini pula Ingvar kecil mulai mengetahui keinginannya berbisnis.

Perjalanan IKEA 1920an

Di usia 5 tahun Ingvar Kamprad sudah menawarkan korek api kepada tetangga sekitarnya. Tidak berhenti disitu, di usia 7 tahun dia mulai melakukannya lebih jauh lagi dengan berkeliling naik sepeda untuk menawarkan dagangannya.

Mengetahui kenyataan bahwa membeli dalam kuantiti lebih banyak dia bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Ingvar mulai menyadari potensi bisnisnya. Bahkan dia tidak hanya menjual korek api dia mulai menambah dagangannya dengan item lain.

1940an – 1950an

logo ikea
Logo IKEA. Internet

Pada usia 17 tahun Ingvar mendapatkan uang sebagai hadiah dari ayahnya karena berhasil menyelesaikan sekolahnya. Dan dari uang inilah dia memulai perjalanan IKEA.

Nama IKEA sendiri merupakan akronim dari (I.K) Ingvar Kampard (E) Elmtaryd dan (A) Agunnaryd yang merupakan rangkuman perjalanan hidupnya.

IKEA berhasil karena IKEA sadar bahwa toko bukan hanya sekedar toko. Dia harus menjadi paket komplit bagi konsumennya atau calon konsumennya. Ingvar adalah orang yang sadar bahwa marketing itu harus diutamakan.

Tahun 1945 IKEA mulai memasang iklan di media cetak yang dampaknya membuat IKEA melakukan layanan Mail-Order Service atau layanan antar barang. Di tahun 1948 produk furniture hasil dari produsen mebel lokal dekat rumah Ingvar pertama kali dijual di IKEA dan respon positif berdatangan sehingga membuat lini bisnis berkembang.

IKEA
Internet

Tahun 1951 Katalog IKEA dicetak, bukan tanpa alasan tapi Ingvar melihat bahwa ada peluang ketika tak hanya orang yang datang ke tokonya saja yang tertarik membeli barang bisa jadi orang yang sedang dirumah pun ingin melihat-lihat produk jualannya.

Tahun 1953 IKEA membuat showroom pertamanya momen inilah yang paling merubah konsep bisnis IKEA. Dimana calon konsumen bukan hanya melihat tapi bisa merasakan dan mencoba produk jualannya. Dan dari inovasi inilah nama IKEA semakin dikenal.

Tahun 1958 toko besar pertama IKEA dibuka, tepatnya di Almhult dengan luas 6,700 m2. Pada masanya itu adalah toko furniture terbesar di Skandinavia.

Katalog IKEA Tahun 1954
Katalog IKEA Tahun 1954. Internet


Perjalanan IKEA 1960an – 1970an

Toko IKEA mulai mempertajam konsepnya dengan membuat terobosan pada desain furniturenya seperti POANG dan BILLY (rak buku). Yang menjadi best seller produk dan membuka cakrawala Ingvar terhadap desain furniture IKEA.

1980an

IKEA berkembang secara drastis dengan merambah pangsa pasar Amerika, Itali, Francis dan Inggris. Semenjak perkembangan itu IKEA menyulap dirinya menjadi modern market yang diperhitungkan dunia.

Baca Juga:   Harga Emas Masih Terus Mengkilap, Investor Bitcoin Kembali Rugi

1990an

Tidak diam dengan kesuksesannya IKEA menyadari bahwa furniture itu bukan hanya ornamen pengisi rumah, tapi juga sebuah solusi dari permasalahan yang ada di rumah. Munculah gagasan bahwa furniture IKEA itu harus dirancang dari kesadaran terhadap lingkungan baik itu lingkungan produksi sampai kepada lingkungan konsumen. Dari sikap inilah IKEA semakin mendapatkan apresiasi dari konsumen.

2000an

IKEA mulai merambah pangsa pasar non eropa dimulai dari Jepang dan Rusia. Inilah tantangan IKEA dengan konsepnya “ Furniture itu adalah Solusi” di uji melalui eksperimen sosial dan proyek ramah lingkungan.


Perjalanan IKEA 2014

IKEA membuka toko di Indonesia tepatnya di Alam Sutera Tangerang. Toko seluas 3,5 hektar ini merupakan penantian panjang publik Indonesia terhadap IKEA yang namanya sudah lebih dulu dikenal di dunia. Tak hanya komitmennya menyediakan produk furniture terbaik, kehadiran IKEA di Indonesia mempunyai corak menarik. Dengan menggaet beberapa produsen mebel tradisional yang sebelumnya telah di uji kelayakan produknya sesuai standar IKEA.

Dampak dari dibukanya toko di Indonesia, bukan hanya kepada konsumen akhir tetapi juga kepada pelaku industri kreatif dalam hal ini desainer Interior dalam melengkapi kebutuhannya.

Infografis: Dari Swedia Sampai ke Bandung Barat
Infografis: Perjalanan IKEA dari Swedia Sampai ke Bandung Barat. Bosscha.id/Infografis

2019

Tepat hari ini , Kamis (28/3/2019) IKEA Indonesia toko perlengkapan rumah tangga dari Swedia menggelar acara peletakan batu pertama (ground breaking) sebagai tanda dimulainya pembangunan gerai IKEA pertama di luar Jakarta, yakni di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung Barat.

Peletakan Batu Pertama di KBB
Acara peletakan batu pertama (ground breaking) sebagai tanda dimulainya pembangunan gerai IKEA di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung Barat, Kamis (28/3/2019). Bosscha.id

Groundbreaking ini dihadiri, Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk, Patrik Lindvall, Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Marina Berg, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, serta tamu undangan lainnya

Rencananya toko IKEA Bandung Barat ini akan berdiri di atas area lahan seluas 4,4 hektare. Dengan rencana bangunan seluas 35 ribu meter persegi atau setara tiga kali luas Alun-alun Bandung.

“Pembangunan toko IKEA di luar Jakarta ini menjadi yang pertama. Diharapkan pembangunannya dapat rampung dan dibuka pada akhir 2020 mendatang,” ujar Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk, Patrik Lindvall saat konferensi pers usai acara groundbreaking.

Pekerja Lokal

Sementara itu, menurut Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, dengan hadirnya IKEA di KBB diharapkan bisa menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Bandung Barat.

“IKEA akan berkolaborasi dengan pengrajin lokal dan akan ada juga penggunaan bahan baku lokal diberbagai produknya. Terkait tenaga kerja kita juga sudah komitmen, supaya menyerap tenaga kerja yang berasal dari Bandung Barat,” kata Umbara.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password