Review Film Us: Horor Mencekam dengan Komposisi Sempurna

Review Film Us: Horor Mencekam dengan Komposisi Sempurna
www.economist.com

Bosscha.id – Pencinta film thriller seakan mendapatkan angin segar, sesaat setelah dirilisnya film Us, karya terbaru Jordan Peele, sutradara yang sebelumnya sukses dengan film bergenre serupa, Get Out (2017).

Secara umum, Us bercerita tentang sebuah keluarga kecil Adelaide Wilson (Lupita Nyong’o) yang mendapatkan teror tanpa henti oleh doppelganger (penampakan kembaran wajah seseorang yang sangat mirip) ketika sedang menjalani liburan musim panas dan menginap di rumah masa kecilnya.

Film dimulai dengan scene berlatar tahun 1986, Adelaide Wilson kecil yang sedang berulang tahun diajak oleh kedua orang tuanya bermain ke sebuah pasar malam di pesisir pantai Santa Cruz. Singkat cerita, Adelaide kecil terpisah dari orang tuanya, ia pun berkeliaran tanpa pengawasan melihat-lihat wahana di sekitaran pasar malam tersebut.

Hingga akhirnya hujan turun deras, ia melipir ke sebuah wahana semacam tempat ramalan, di dalamnya terdapat ruangan labirin yang dipenuhi oleh cermin, dan adegan puncak dari scene pembuka film ini pun dimulai, ketika Adelaide melihat sebuah bayangan dirinya dari cermin tersebut yang bertindak diluar nalarnya. Ia pun shock untuk waktu yang lama.

Puluhan tahun berlalu, Adelaide yang sudah dewasa menjalani kehidupan yang relatif normal. Ia menikah dengan Gabe Wilson (Winston Duke) serta mempunyai dua anak, yaitu Zora (Shahadi Wright Joseph) dan Jason (Evan Alex).

Pengembangan karakter tokoh keluarga ini cukup menarik, Gabe Wilson digambarkan sebagai seorang bapak yang enjoy, lucu dan easy going, anak pertamanya yaitu Zora digambarkan sebagai anak milenial pada umumnya, yaitu anak yang tidak dapat dijauhkan dengan gadget, akan tetapi mempunyai hobi lari dan berkeinginan menjadi atlet.

Sedangkan Jason digambarkan anak yang mempunyai daya imajinasi dan dunia sendiri, yang selalu hadir denga berbagai trik sulap baru. Bagaimana dengan Adelaide sendiri? Ia menjadi ibu-ibu yang paranoid dan mempunyai trauma buruk di masa lalu.

Review Film Us: Horor Mencekam dengan Komposisi Sempurna
www.slashfilm.com

Sisi paranoid dan ketakutan terjadi hal buruk pada keluarganya pun terbukti pada suatu malam, rumah keluarga kecil ini didatangi oleh tamu asing tak diundang. Tamu itu adalah sebuah keluarga yang merupakan doppelganger dan persis seperti keluarga mereka.

Mulai dari kedatangan tamu berupa doppelganger mereka inilah tensi film ini mulai naik, keluarga Adelaide pun harus bertahan hidup terhadap teror oleh doppelganger ini. Mereka harus menghadapi kembarannya masing-masing, suasana terasa sangat mencekam hingga akhirnya mereka berhasil lolos dan melarikan diri dengan susah payah. 

Baca Juga:   Film "Bumi Manusia" Hidupkan Novel Pramoedya

Yang menariknya dari film ini adalah ternyata kejadian serupa tidak hanya terjadi di keluarga mereka saja, tetapi juga terjadi kepada semua orang yang dibunuh oleh ‘kembaran’-nya mereka. Jadi mematahkan asumsi kita bahwa teror yang terjadi ini hanya kepada keluarga Adelaide ini, ternyata teror ini terjadi dalam lingkup global, dan ini menarik.

Dari segi cinematography dan scoring film ini sangat mengesankan, teknik pengambilan gambar dan musik latarnya selalu dapat membangun suasana yang mencekam dan membuat penonton menerka-nerka apa yang akan terjadi selanjutnya. 

Horor dan thrillernya terasa cukup tebal, keadaan pun dibuat mencekam disepanjang film. Namun, layaknya sentuhan Jordan Peele di film sebelumnya, unsur komedi turut mendapat porsi, melalui Gabe Wilson yang dapat membuat suasana bioskop terasa hangat dengan jokes-jokes dan keputusan konyolnya.

Film ini dapat dikatakan layaknya seperti sebuah puzzle, banyak detail-detail yang ditampilkan akan berhubungan dengan scene-scene selanjutnya. Sejak opening scene Jordan Peele sudah membangun narasi yang kuat, Jordan Peele ingin menceritakan sesuatu yang sangat besar dan kompleks, sehingga sangat disayangkan bagi penonton yang terlambat masuk studio.

Film ini mungkin tidak akan cocok bagi kamu orang yang annoying yang kebanyakan nanya di tengah-tengah film, serta tidak suka memperhatikan detail dan clue-clue yang ditampilkan.

Terlebih, Us ini merupakan tipikal film yang meninggalkan banyak pertanyaan-pertanyaan untuk didiskusikan sesama penikmat film, seperti pemilihan gunting sebagai senjata membunuh doppelganger, maupun mengenai plot twist yang harus dinalarkan berulang-ulang kali.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password