Wanita Penderita Tumor Ganas Ini, Bikin Hati Bupati KBB Aa Umbara Sutisna Terenyuh

Wanita Penderita Tumor Ganas Ini, Bikin Hati Bupati KBB Aa Umbara Sutisna Terenyuh 19
Bosscha.id/Infografis

Bosscha.id- Di Kabupaten Bandung Barat masih banyak masyarakat miskin yang butuh perhatian dari pemerintah. Tidak sedikit pula, masyarakat miskin akhirnya menderita penyakit kritis karena tak kunjung berobat, akibat kekurangan uang.

Kondisi tersebut tepatnya dialami Deulis Handayani (44) warga Kampung Asrama, RT02/RW04, Desa Campakamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Deulis divonis menderita kanker ovarium atau kondisi di mana tumor ganas menyerang ke dalam tubuhnya. Namun, untuk berobat dan operasi penyakitnya itu ia harus menunggu cukup lama. Ia harus menunggu waktu sampai 6 bulan lamanya.

Kondisi Deulis, membuat Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna terenyuh. Pada Sabtu, (23/3/2019)  ia berinisiatif menjenguk Deulis dengan didampingi tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat.

Setalah melihat kondisi Deulis yang begitu memprihatinkan tersebut, tak butuh lama, Umbara segera memerintahkan jajaranya untuk membawa ke Rumah Sakit Cahaya Kawaluyaan (RSCK) Kota Baru Parahyangan.

“Keadaan seperti ini harus ditindaklanjuti. Sekarang bawa ke sana (rumah sakit,red) dan langsung tindak lanjuti operasi. Masalah operasi bisa saja minta pengunduran permohonan. Kalau enggak, nanti saya yang langsung  tandatangani,” kata Umbara di lihat di akun Instagramnya Sabtu (23/3/2018).

Umbara pun ingin memastikan bahwa warganya itu harus tertangani dengan baik oleh rumah sakit. Bahkan, sebelum diantarkan ke rumah sakit, Umbara pun ikut membopong warganya itu ke mobil ambulance.

Baca Juga:   Asam Lambu Naik, Ini 5 Cara Alami Mengatasinya

“Kalua mlihat keadaan sudah seperti ini, tidak akan kuat menunggu sampai lima bulan lagi, enggak mungkinlah” ucapnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan KBB saat ini terus melakukan verifikasi data jumlah masyarakat kurang mampu di Bandung Barat. Hal itu dilakukan agar masyarakat miskin dapat tercover jaminan kesehatannya.

“Tahun ini ada 50 ribu jiwa yang di cover oleh pemda melalui Dinkes. Kami akan update kembali data masyarakat kurang mampu agar mendapatkan jaminan kesehatan. Karena kita ingin data semua sudah terverifikasi sehingga benar-benar tepat sasaran,” kata Kepala Dinas Kesehatan Hernawam Widjajanto.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password