2020 Videotron Raksasa di Asia Tenggara Ada di KBB

2020 Videotron Raksasa di Asia Tenggara Ada di KBB
Infografis/Bosscha.id

Bosscha.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat rencananya akan memasang videotron terbesar di Asia Tenggara. Videotron yang akan dipasang di beberapa titik strategis di Kabupaten Bandung Barat ini akan digunakan sebagai media promosi potensi Kabupaten Bandung Barat.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna menargetkan, pada 2020 mendatang billboard- billboard di KBB akan diganti dengan LED screen raksasa.

“Di tahun 2020, kita akan rubah billboard ini menjadi videotron yang Insha Allah terbesar se Asia Tenggara. Ini untuk promosi Kabupaten Bandung Barat,” tulis Bupati, diakun Instragramnya, di lihat Selasa (19/3/2018).

Sebagai media untuk beriklan atau promosi videotron saat ini memang dibutuhkan. Termasuk di KBB, adanya videotron diharapkan mampu mempromosikan berbagai potensi yang ada mulai dari sektor industri dan perdagangan, pariwisata, serta usaha kecil dan menengah yang dapat dikemas dengan baik dan terarah.

Termasuk di KBB, adanya videotron diharapkan mampu mempromosikan berbagai potensi yang ada mulai dari sektor industri dan perdagangan, pariwisata, serta usaha kecil dan menengah yang dapat dikemas dengan baik dan terarah.

“Videotron tersebut juga akan menayangkan tempat tempat wisata, oleh-oleh khas hingga info tentang hotel, restoran hingga tentang pemerintah daerah,” kata Umbara.

Agar memiliki daya tarik tersendiri sebagai Kabupaten yang terbilang baru, maka perlu banyak inovasi-inovasi dan ide-ide baru dalam membangun dan menata Bandung Barat

“Karena saat ini Bandung Barat belum terlalu dikenal secara nasional, dengan media promosi seperti itu Insha Allah nanti kedepannya mudah-mudahan makin bisa dikenal secara nasional, di asia bahkan dunia,” tambah Umbara.

Dilakukan Kajian 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) KBB, Ludi Awaludin, sebelumnya mengatakan, bahwa pihak PT Telkom masih mengkaji secara internal soal rencana pembangunan videotron tersebut.

“Kami dari pemerintah itu hanya membantu proses perizinan saja. Terkait pembangunan jadi tanggungjawab pihak ketiga. Dan sekarang memang kita masih menunggu tahapan selanjutnya, setelah kemarin dilakukan MOU dengan pihak Telkom,” terangnya.

Baca Juga:   Simak! Ini Nama Calon Wakil Ketua DPRD KBB dari PDIP dan Gerindra

Ludi juga mengatakan, bahwa proyek tersebut nantinya bakal menjadi sarana informasi dan publikasi program pemerintah daerah agar diketahui oleh masyarakat yang melintasi di jalur-jalur strategis di KBB.

“Untuk menentukan titik itu terserah mereka, apakah mau di perbatasan seperti Setiabudi-Lembang. Yang terpenting buat kami nantinya ada slot soal pesan atau sosialisasi program kerja pemerintah yang harus diinformasikan kepada masyarakat,” ujar Ludi.

Menurut Ludi, pembangunan videotron ini murni tanpa APBD. Pembangunan sepenuhnya diserahkan kepada pihak ketiga dengan sistem kerja sama bangun guna serah.

“Nanti ada kesepakatan kerjasamanya, misalkan setelah dua atau tiga tahun, mereka harus menyerahkan aset videotron ke pemerintah daerah, itu yang akan kami bahas selanjutnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Faisal Tanjung selaku Account Manager PT Telkom Area Bandung mengatakan, pihaknya memang tengah mengkaji rencana pembangunan videotron sebanyak dua titik di Bandung Barat.

Menurutnya, pihak PT Telkom juga akan melakukan survei lokasi terlebih dahulu titik yang akan dibangun videotron. Sebab, lokasi yang ramai dan padat kendaraan menjadi hal utama dalam membangun videotron ini.

“Kebetulan sekarang masih dikaji dulu di pusat (Telkom Jakarta). Sehingga untuk titiknya belum bisa dipastikan, namun sementara kalau kita lihat area Padalarang (arah Cimareme) cukup padat kendaraan dan macet juga, posisi seperti ini yang kita akan bangun agar bisa dilihat juga oleh pengendara,” terangnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password