KBB Kekurangan Arsiparis

KBB Kekurangan Arsiparis

Bosscha.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat masih kekurangan tenaga arsiparis. Padahal, saat ini tenaga arsiparis sangat dibutuhkan untuk penataan arsip di Kabupaten Bandung Barat.

Kapala Seksi Akusisi dan Pengolahan Arsip pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan KBB, Fenny Puspa Dewi mengakui dengan kondisi tersebut membuat penataan kearsipan di KBB selama ini belum maksimal.

“Hampir di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Bandung Barat itu belum memiliki arsiparis. Sekarang arsiparis ini hanya ada satu orang, itupun yang berada di kantor kita. Agar maksimal, memang idealnya setiap OPD ini memiliki arsipparis,” katanya di Ngamprah, Rabu (16/1/2019).

Menurut Fenny, dalam setiap tahun pihaknya memiliki tugas membuat daftar dokumen untuk diarsipkan. Sementara dokumen-dokumen yang diarsipkan mayoritas merupakan dokumen yang berada di insitusi pemerintahan.

Ia menambahkan, penarikan arsip biasanya dilakukan pada setiap 10 tahun sekali.

“Arsip yang sudah berumur kita tarik. Adapun selama 10 tahun ini sudah ada tiga lembaga tiga lembaga yang kita tarik. Diantaranya arsip dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Dinas Pendidikan KBB dan Dinas Ketahanan dan Pangan. Sekarang arsipnya sudah dikumpulkan di kita,” ungkapnya.

Menurut Fenny, kendati keterbatasan petugas, pihaknya memastikan bahwa pelayanan dan pengelolaan arsip tetap berjalan. Bahkan ditargetkan, pada 2020 mendatang pihaknya akan membuat daftar pencarian arsip.

Baca Juga:   Anggota DPRD KBB Terpilih Akan di Tes Urine, BNN KBB: Butuh Otak yang Sehat untuk Bisa Memikirkan Nasib Rakyat

“Tahun lalu kita sudah fokus pada pembuatan perda dan pergub. Nah kemungkinan, pada 2020 nanti kita sudah memiliki daftar pencarian arsip. Seperti pencairan-pencairan mengenai bagaimana sejarah berdirinya KBB, termasuk dokumen, dan foto lainnya itu akan kita lakukan,”ungkapnya.

Pembangunan Gedung Arsip

depo arsip di Komplek Perkantoran Pemda KBB
Kondisi depo arsip di Komplek Perkantoran Pemda KBB, Rabu (16/1/2018). 

Sementara itu, Kelapa Bidang Kearsipan pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan KBB, Tatang Sudrajat menambahkan, pada tahun ini Pemkab Bandung Barat akan menggelontorkan anggaran Rp 1,6 miliar untuk melanjutkan pembangunan depo arsip di Komplek Perkantoran Pemda KBB. Dengan pembangunan depo arsip diharapkan dapat berguna untuk kepentingan sumber penyimpanan data dan informasi.

“Dinas kearsipan berhak menarik arsip yang sudah tersimpan 10 tahun di setiap OPD, Kecamatan, hingga arsip desa. Kami harapkan depo arsip ini bisa segera digunakan, karena pembangunan tinggal menunggu pengerjaan lantai dua,” kata Tatang.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password