Duta Besar Korea Utara untuk Italia Menghilang Bersama Istrinya

Duta Besar Korea Utara untuk Italia Menghilang Bersama Istrinya
(Photo by Carl Court/Getty Images)

Bosscha.id – Seorang diplomat Korea Utara di Italia yang belum lama ini menjabat sebagai duta besar sementara untuk Italia menghilang.

Badan Intelijen Korea Selatan pada Kamis (3/1/2108) menyatakan, Jo Song Gil yang juga merupakan seorang diplomat senior Korea Utara di Italia menghilang bersama istrinya sejak awal November 2018. 

Dilansir dari Kompas.com, Yonhap News mengabarkan, Jo Song Gil merupakan pejabat duta besar Korea Utara untuk Italia. Laporan dari Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) menyebutkan, dia meninggalkan Kedutaan Besar Korea Utara di Roma, beberapa hari sebelum masa jabatannya selesai pada akhir November. 

“NIS belum mencoba menghubungi Jo atau tidak menerima kontak apa pun darinya selama dua bulan terakhir,” demikian pernyataan NIS, seperti yang disampaikan anggota parlemen Kim Min-ki. 

Meski demikian, NIS tidak mengonfirmasi tentang upaya Jo untuk mendapatkan suaka dan berapa banyak anak yang dimiliki sang diplomat. “Kami tidak dapat mengonfirmasinya,” kata NIS.

Sebelum dinyatakan hilang, harian JoongAng Ilbo melaporkan Jo Song-gil mengajukan suaka kepada pemerintah Italia pada awal Desember lalu. Dengan mengutip sumber diplomatik, surat kabar itu menulis Jo berada di tempat yang aman bersama dengan keluarganya.

Baca Juga:   Kepala Daerah Tersangkut Korupsi : KPU Larang Eks Koruptor Maju Pilkada 2020

Kepada BBC, Kementerian Luar Negeri Italia menyatakan tidak ada permintaan suaka yang diajukan oleh Jo. Sumber-sumber diplomatik mengatakan, pemerintah Italia mendengar kabar terakhir tentangnya ketika menerima surat pada tahun lalu dari pemerintah Korut tentang Jo yang bakal diganti. 

Pencarian suaka politik itu kerap digambarkan sebagai salah satu upaya pembelotan level tinggi. Diplomat senior terakhir yang membelot dari Korea Utara adalah wakil duta besar di London. Thae Yong-ho melepaskan jabatannya pada 2016.

Dia bersama dengan istri dan anak-anaknya membelot ke Korea Selatan. Langkahnya dipandang sebagai pukulan bagi rezim kepemimpinan Kim Jong Un.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password