PAD KBB Diklaim Surplus Rp 25 Miliar

PAD KBB Diklaim Surplus Rp 25 Miliar
Ilustasri kantor Bupati Bandung Barat

Bosscha.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengklaim realisasi pendapatan asli daerah (PAD) pada 2018 ini mengalami surplus hingga Rp 25 miliar. Dari target PAD sebesar Rp 375 miliar, pencapaian hingga akhir tahun ini terealisasi diangka Rp 400 miliar.

Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Bandung Barat, Asep Sodikin, mengungkapkan ada beberapa faktor mempengaruhi tercapainya PAD. Mulai dari bertambahnya potensi pendapatan hingga memaksimalkan penarikan piutang sejumlah pajak.

“Untuk PAD tahun ini mencapai target bahkan surplus Rp 25 miliar. Tiap tahun ada tambahan potensi pendapatan. Salah satunya untuk piutang pajak juga kita kejar terus,” terang Asep, Minggu (30/12/2018).

Asep juga mengatakan, selama ini pihaknya cukup aktif memberikan peringatan ke sejumlah usaha yang menunggak pajak. Hasilnya kata dia, cukup positif dan berdampak bagi peningkatan PAD

“Seperti beberapa waktu lalu ada sejumlah restoran yang menunggak kita berikan peringatan dan bisa tertarik piutangnya, dampaknya target juga bisa tercapai,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pendapatan terbesar, saat ini berada dari sektor pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Dari sektor pajak tersebut ditargetkan 102 miliar bisa tercapai.

“PAD itu bersumber dari dua sektor mulai dari pajak dan retribusi. Khusus yang Rp 400 miliar itu hanya bersumber dari pajaknya saja. Karena pajak ini banyak jenisnya seperti pajak parkir, hiburan, PBB, BPHTB dan lainnya,” terangnya.
   
Menurut Asep, pada 2019 mendatang untuk PAD ditargetkan bisa mencapai angka Rp 450 miliar. Hal itu, kata dia tak terlepas sesuai arahan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, yang memints harus lebih meningkat dan mampu menggali potensi baru.

Baca Juga:   Harga Emas Masih Terus Mengkilap, Investor Bitcoin Kembali Rugi

“Kami optimis target bisa tercapai karena potensinya ada. Pesan pak bupati setiap yang berinvestasi di Bandung Barat harus menghasilkan PAD bagi pemerintah daerah,” katanya.

Untuk meningkatkan PAD pada 2019 mendatang, Pemkab Bandung Barat memang memiliki rencana diantaranya memperbaiki infrastruktur menuju objek wisata dan pembukaan aksesbilitas baru. Dengan rencana itu, diharapkan mampu menarik investor dan meningkatkan PAD.

“Sementara jika ada pembukaan akses-akses jalan baru, potensi untuk menarik invenstor lebih banyak, termasuk bisa menambah PAD,” ungkap Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password