Momentum Libur Panjang, Pengelola Objek Wisata Harus Jamin Kenyamanan Wisatawan

Momentum Libur Panjang, Pengelola Objek Wisata Harus Jamin Kenyamanan Wisatawan

Bosscha.id – Sejumlah objek wisata di Lembang Kabupaten Bandung Barat diminta menyiapkan fasilitas yang aman dan nyaman bagi para wisatawan menjelang liburan tahun baru. Pengamanan serta kenyamanan ditingkatkan lantaran  diprediksi tingkat kunjungan wisatawan bisa membeludak.

“Momentum libur akhir tahun, wisatawan yang datang banyak dari berbagai wilayah. Kemungkinan tingkat kunjungan bisa naik sampai 10 persen dibandingkan dengan liburan akhir tahun kemarin. Sehingga perlu adanya persiapan yang optimal agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat, Sri Dustirawati di Ngamprah, Kamis (27/12/2018).     

Menurut Sri, pihaknya pun sudah melayangkan surat imbauan ke setiap pengelola objek wisata di Lembang, agar menyiapkan fasilitas yang aman serta meningkatkan keamanan bagi para pengunjung yang datang. Sebab, dalam menghadapi musim hujan beberapa objek wisata yang mengandalkan alam berpotensi terjadinya longsor.

“Surat imbauan yang isinya agar pengelola wisata bisa menjamin kepada setiap pengunjung agar memberikan kenyamanan dan rasa aman. Khususnya yang prioritas lokasi wisata alam yang memiliki kontur tanah rawan terjadinya longsor dan pohon tumbang. Seperti Curug Cimahi, itu harus benar-benar dipantau dengan kesiagaan petugas di lapangan, karena rawan longsor seiring dengan musim hujan,” paparnya.

Sri juga mengungkapkan, selain memberikan surat imbauan, pihaknya juga menyiapkan sekitar 20 petugas dari dinas untuk di sebar ke sejumlah objek wisata di Lembang. Para petugas dilapangan ditugaskan untuk memonitor agar para pengunjung bisa nyaman saat berwisata.

Selain itu, Sri menambahkan, bahwa pihaknya juga berkoordinasi dengan BPBD untuk mengantisipasi bila terjadi bencana di lokasi objek wisata. Termasuk, untuk pengaturan lalu lintas serta parkir juga dikoordinasikan dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan.

Baca Juga:   Sejarah 15 Oktober: Eksekusi Mati Mata Hari, Si Ratu Mata-mata Dunia

“Sinergitas perlu dilakukan dengan lintas SKPD karena ini menjadi agenda rutin setiap tahun terutama Lembang yang sangat ramai dikunjungi,” terangnya.

Lebih lanjut Sri mengklaim, jika sepanjang 2018 ini ada sekitar 3 juta orang yang sudah berkunjung ke objek wisata di Bandung Barat. Antusias pengunjung yang datang tak terlepas dari gencarnya promosi yang dibantu oleh berbagai komunitas. Di antaranya PHRI yang bergerak di bidang hotel, ASITA dari bidang persatuan agen travel, Badan Promosi, Komunitas Ekraf (ekonomi kreatif) terdiri dari bidang seni budaya, film dan kuliner.

“Masing-masing komunitas tersebut memiliki tugas dan perannya sehingga tingkat kunjungan terus mengalami peningkatan. Apalagi sekarang media promosi di media sosial juga sangat ramai sehingga banyak orang yang penasaran untuk berlibur di sejumlah objek wisata di Kabupaten Bandung Barat,” papar Sri.

Pengelola objek wisata Curug Layung Yopi Nugraha sebelumnya mengungkapkan, objek wisata seperti Curug Layung yang berlokasi di Desa Kertawangi, Cisarua selama ini juga sangat tergantung pada cuaca. Sehingga, memasuki musim hujan harus ada pengamanan lebih kepada wisatawan.

“Biasanya kalau cukup ekstrem, untuk menjaga dan mengantisipasi terjadinya kecelakaan terhadap pengunjung kita juga langsung melakukan penutupan,” ungkapnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password