Wisata Desa Kertajaya Creative Destination Layak Jadi Percontohan

Wisata Desa Kertajaya Creative Destination Layak Jadi Percontohan
Pengembangan wisata Desa Kertajaya Creative Destination di Padalarang kayak menjadi percontohan. Ist

Bosscha.id – Pengembangan wisata Desa Kertajaya Creative Destination di Kampung Sodong, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat dinilai layak menjadi percontohan desa lainnya. Hal itu lantaran desa tersebut mampu mengimpelementasikan desa wisata yang ramah lingkungan.

Demikian disampaikan pemerhati dan praktisi lingkungan hidup, Berry Nahdian Furqon Senin (31/12/2018).

“Termasuk salah satu implementasinya, upaya efisiensi dalam penggunaan energi alternatif melalui pemanfaatan Wind Turbine. Wind turbine adalah pembangkit tenaga listrik yang memanfaatkan energi angin,” ujar Berry.

Berry mengatakan, selama ini desa tersebut dibina Pertamina Berdikari, salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina. Selama dikembangkan, desa tersebut memicu aktivitas ekonomi.

“Misalnya saja, melalui kunjungan wisatawan lokal dan asing. Dan pergerakan roda ekonomi tersebut, tentu saja akan menambah pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Berry juga mengungkapkan, desa binaan tersebut bisa mengurangi bahan-bahan yang berbahaya. Contohnya program diet kantong plastik. Selain itu, juga sampah segel mobil yang didaur ulang dan disulap menjadi berbagai kerajinan bernilai ekonomis dan bahkan dapat diekspor.

“Daur ulang sampah ini sangat bagus  bagi lingkungan. Dan ini mencegah adanya pencemaran dan kerusakan lingkungan. Inilah manfaat wisata terpadu antara ekonomi dengan aktivitas yang ramah lingkungan,” ungkapnya.

Menurutnya, berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bahwa produksi sampah plastik Indonesia menduduki peringkat kedua sampah domestik yaitu 5,4 juta ton per tahun.

Ia menjelaskan, bahwa plastik yang terbuat dari bahan dasar minyak bumi beserta dengan aneka bahan lain yang ditambahkan dalam pembuatannya, tidak dapat terurai dengan cara yang sama seperti bahan organik.

Baca Juga:   Sah! Lantik Ratusan Pejabat, Aa Umbara: Ayo Segera Bekerja

“Sementara kayu, rumput, serta makanan yang dibuang mengalami proses yang disebut biodegradasi ketika tertimbun di dalam tanah, di mana bahan-bahan ini diubah oleh bakteri di dalam tanah menjadi senyawa yang berguna. Tidak demikian dengan plastik,” paparnya.
  
Seperti diketahui Desa Kertajaya Creative Destination, binaan Pertamina Terminal BBM Bandung Group mendapat penghargaan Proper untuk kategori emas. Proper adalah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan. Kategori emas tersebut diserahkan pada Malam Penganugerahan Proper periode 2017-2018, Kamis (27/12/2018) di Jakarta. Penganugerahan diserahkan langsung oleh Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) Siti Nurbaya.

Menurut Berry, tidak hanya persoalan ekonomi dan lingkungan, Pertamina juga concern terhadap pemberdayaan masyarakat melalui desa tersebut.

“Selain memberi reward, Pemerintah juga dapat menjadikan desa tersebut sebagai percontohan bagi desa-desa lain. Sehingga layak diapresiasi karena mengintegrasikan  konsep ramah lingkungan dan wisata,” kata Berry yang juga mantan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (WALHl) Indonesia ini.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password