KONI KBB Harus Transparansi dan Terbuka Terhadap Laporan Keuangan

KONI KBB Harus Transparansi dan Terbuka Terhadap Laporan Keuangan
Ilutrasi Komite Nasional Olahraga (KONI). Net

Bosscha.id – Bupati Bandung Barat Aa Umbara meminta agar pelaporan pengelolaan keuangan hibah di sejumlah lembaga atau instansi bisa lebih tranparansi. Hal itu dilakukan penerima hibah lainnya supaya tidak menimbulkan suudzon di masyarakat.

“Seperti langkah bimtek keuangan yang diselenggarakan KONI KBB, saya sangat apresiasi. Ini positif, untuk menunjukan pada masyarakat tentang upaya pelaporan keuangan hibah,” kata Umbara usai membuka cara Bimbingan Teknik (Bimtek) Pelaporan Keuangan bagi para Pengurus Cabor (Pengcab), di LPMP Jabar Jalan Raya Batujajar-Cimareme, Kamis (25/10/2018).

Ia berharap, langkah KONI tersebut bisa diikuti oleh penerima hibah lainnya.Adapun saat disiungung terkait hasil raihan posisi enam besar KBB pada Porda itu, Aa tetap menghargainya. Prestasi itu, dinilainya sudah bagus. Terlebih pada Porda sekarang, Pengcab tidak melibatkan bapak angkat  dan lainnya sehingga hasilnya hanya di peringkat enam besar.

“Porda itu kan ada lagi di masa yang akan datang. Tinggal bagaimana ke depan kita bekerja, supaya prestasi kita lebih baik lagi,”ucapnya.

Umbara juga menyatakan siap, memberikan uang kadeudeuh bagi atlet peraih medali pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII tahun 2018. Besaran uang kadeudeuh tersebut yang diajukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) KBB bernilai Rp50 juta bagi peraih medali emas, perak Rp25 juta dan perunggu Rp15 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019.

Baca Juga:   Seorang Pemulung Tewas Tertimbun Sampah di TPA Sarimukti

“Saya akan setujui anggaran yang diajukan Dispora untuk uang kadeudeuh bagi para atlet peraih medali. Paling bisa direalisasikan di APBD murni tahun depan,” ujar Aa, 

Sementara Plt Ketua Harian KONI KBB H. Sumardianto mengklarifikasi tentang anggaran KONI KBB yang nilai sebenarnya Rp20,2 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan diantaranya untuk kegiatan Porda sebesar Rp4,2 miliar serta dana pendampingan Kejurda, Kejurnas, Babak Kualifikasi Porda dan lainnya.

Kemudian menurutnya, untuk dana Porda dialokasikan buat akomodasi, perlengkapan, uang saku atlet, offisial, pelatih dan mekanik. Untuk perlengkapan atlet saja ada 11 item. 

“Kalau kebetulan cabor ada yang kebetulan yang rusak, silahkan kembalikan dan akan diganti.Sedangkan tentang sepatu yang diberitakan jebol, sebenarnya akan diganti. Dan harganya pun tidak sebesar yang ditudingkan selama ini,” ucapnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password